Jadi dokter, pacar, suami, kakak ipar, kakak, selingkuhan, guru ngaji ataupun tutor? Jung Jaehyun of NCT bisa menjadi siapun yang kalian inginkan. Fiktif belaka ya jangan disamakan dengan kehidupan real life sang idola. Di sini kamu yang jadi lead f...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Y/N mengamati ponsel yang sedang dia genggam, menunggu pesan balasan dari seseorang yang tak kunjung datang. Sudah delapan hari lamanya Yiraga dinas di Bandung tanpa kabar. Y/N baru saja memasuki kota Bandung tepatnya sudah berada di tengah Kota, tidak ada salahnya kan jika dirinya bertemu dengan Yiraga di sana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Y/N menatap ponselnya, menghela nafasnya perlahan. Tak ada gunanya juga dirinya berharap kepada Yiraga.
"Baru jam tiga tapi udah mendung banget ya," ujar Pak Pri membuka suara.
Mendengar ucapan supir pribadi Doyoung, seketika Y/N menengadahkan wajahnya ke atas langit, dalam hati dia menyetujui ucapan Pak Pri. Cuaca mulai gelap bersamaan dengan petir yang mulai bersahutan. Sepertinya akan turun hujan lebat. Lalu bagaimana mereka akan pulang nanti?
"Hanya sejam Pak Pri, saya pastikan kita pulang sebelum jam lima sore, Bapak bisa beristirahat dulu," ujar Doyoung memastikan.
"Baik Pak."
"Cepat Y/N."
"Iya Pak, Pak Pri saya masuk dulu ya, makasih Pak Pri."
"Sama-sama Mbak Y/N."
Setelah berpamitan dengan supir pribadi Doyoung, Y/N mengikuti sang atasan memasuki gedung baru yang bisa dikatakan cukup luas. Bangunannya terlihat sangat modern sekali. Dirinya merasa bahwa pemilik gedung ini pasti teramat kaya.
"Persiapan sudah semua?" tanya Doyoung.
"Sudah Pak."
"Tidak ada kesalahan kan?" tanya pria itu memastikan kembali.
Y/N menatap Doyoung tanpa ragu. "Semoga Pak, sedang diusahakan, namanya juga manusia tempatnya khilaf Pak."