Jadi dokter, pacar, suami, kakak ipar, kakak, selingkuhan, guru ngaji ataupun tutor? Jung Jaehyun of NCT bisa menjadi siapun yang kalian inginkan. Fiktif belaka ya jangan disamakan dengan kehidupan real life sang idola. Di sini kamu yang jadi lead f...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kembali lagi bersama pasangan suami-istri muda jalur ta'aruf. Sudah dua minggu mereka menikah, Alhamdulillah belum ada prahara rumah tangga yang menimpa mereka.
Masih dengan rasa manis kehidupan rumah tangga di awal pernikahan. Bahkan Doyoung pun sedikit muak dengan tingkah Jaehyun yang sudah terlihat manja jika bersama dengan Y/N. Rasanya ia ingin memukul Jaehyun dengan palu sambil berkata, "Woy, lo itu kepala keluarga nggak usah lah menye-menye."
Jika itu terlontar dari bibirnya dan diketahui oleh Y/N ataupun Jaehyun sudah dapat dipastikan mereka akan langsung menyerang balik Doyoung. "Iri bilang bos, nikah makanya sana." Doyoung tak mau itu terjadi, makin merana nanti dirinya.
Sebentar, suara pintu terbuka dari kamar sebelah membuat Doyoung menatap malas Y/N. "Loh Mas udah balik? Kok balik sendiri? Mas Jaehyun mana?"
"Mana saya tahu. Saya kan Doyoung bukan Jaehyun." Halah susah berbicara dengan Doyoung, lebih baik Y/N langsung menghubungi suaminya saja. Tanpa membalas ucapan Doyoung, wanita itu kembali masuk ke dalam kamar. Jujur saja Doyoung kebingungan dengan sikap Y/N barusan, harinya tidak seseru kemarin terlebih hari ini dirinya diberi nikmat sakit merasakan tubuhnya demam dan sakit kepala.
Y/N meraih ponsel-nya, dengan segera ia menghubungi sang suami. Biasanya Jaehyun akan pulang bersama dengan Doyoung di hari Selasa, tapi jam sudah menunjukkan pukul empat sore tapi Jaehyun tak kujung pulang.
"Assalamualaikum, Mas."
"Wa'alaikumsalam sayang," Astagfirullah berdamage, rasanya Y/N ingin melihat wajah suaminya saat ini juga. Ternyata rindu itu berat ya?
"Mas masih sibuk ya?"
"Hum? Iya. Aku pulang telat ya? Memang Bang Doy nggak ngasih kabar ke kamu? Padahal aku tadi titip pesan sama dia."
"Ih, kenapa nggak chat aku aja. Mas Doy baru aja sampai rumah, aku tanya kamu di mana dia malah jawab nggak jelas. Nyebelin memang," ujar Y/N mengadu, Jaehyun hanya terkekeh pelan.
"Maaf ya, Mas tadi agak sibuk jadi lupa mau ngabarin kamu. Bang Doyoung lagi kurang sehat sayang.... Tolong dibantuin ya? Kebetulan di rumah cuma ada kamu, Abi sama Umi kan di luar kota dan baru besok pulangnya. Aku takut demamnya tinggi. Dia juga mengeluh sakit kepala sejak berangkat tadi. Kurangin berantemnya dulu ya?"
Y/N terdiam, sedikit berpikir. Apa iya Doyoung sakit? Buktinya tadi dia masih bisa mengajak Y/N ribut? Seorang Doyoung bisa sakit? bahkan Y/N melupakan fakta bahwa Doyoung juga manusia karena terlalu seringnya mereka membuat keributan.
"Iya Mas, nanti aku cek keadaan Mas Doy."
"Makasih sayang." Wajah Y/N semakin memerah karena ulah Jaehyun yang memanggilnya sayang sejak tadi.
"Mas kapan pulang?" tanya Y/N memastikan, agar ia bisa mengukur rasa rindunya masih bisa tertahankan atau tidak.