Penjaga Warung Kopi

717 103 1
                                        

Jaehyun mengamati seorang gadis yang sedang duduk bersandar pada kepala sofa yang ada di sudut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jaehyun mengamati seorang gadis yang sedang duduk bersandar pada kepala sofa yang ada di sudut. Seringkali dirinya melihat Y/N di jam lima  sore seperti ini. Setiap harinya, apa gadis itu tidak memiliki teman atau memiliki kegiatan lain.

Ah, masa bodoh, pikir Jaehyun saat itu. Toh, masih banyak hal yang mesti dia urus dibanding memikirkan gadis bernama Y/N.

"Jae, tolong anterin ke Y/N don,." ucap pemilik warung. Jaehyun memang bukan sebagai pemilik, ia hanya membantu kakak sepupunya yang sengaja membuka bisnis kecil-kecilan di sebrang kampus.

"Kopi hitam lagi?" tanya Jaehyun.

"Ya iya, memang Y/N bakalan pesan apaan selain itu? Udah sana anterin."

Jaehyun mengangguk, kemudian mengamati sang kakak sepupu kembali ke arah dapur, pria itu berjalan ke arah wastafel, menyimpan kopi itu di sana lalu meraih gelas bersih dan mengisi air putih ke dalam gelas tersebut.

Ini adalah pesanan ke empat Y/N di hari ini. Kopi hitam tanpa gula memang baik untuk kesehatan tapi juga tidak bagus jika berlebihan apalagi Y/N adalah seorang wanita.

"Loh kok air mineral Jae?" tanya Y/N kebingungan, pasalnya dirinya memesan secangkir kopi hitam tanpa gula, bukan segelas air mineral.

"Nggak baik cewek mengkonsumsi kopi terus menerus," sahut Jaehyun.

"Lo itu penjual, bukan dokter. Lagian gue di sini kan bayar. Mana deh Mbak Nur?"

"Mbak Nur?" panggil Y/N.

"Nggak ada, udah di minum aja, ngapain segala diet sih?" tanya Jaehyun. Y/N semakin tak mengerti mengapa Jaehyun bisa bertindak sejauh ini? Lagipula mereka tak sedekat itu hingga Jaehyun bisa bertindak demikian.

Jaehyun mendudukkan dirinya di kursi yang ada di hadapan Y/N membuat sang gadis mengerutkan keningnya. "Ngapain?" tanya Y/N.

"Bebas lah, terserah gue mau ngapain."

Y/N mendengus. "Aneh, kita nggak sedeket itu buat bertegur sapa ya? Lagian kita nggak terlalu kenal," peringat Y/N.

"Yaudah, halo Y/N... Gue Jaehyun, lo Lee Yourname kan anak sastra?"

Y/N mendelik, bukan maksudnya seperti itu, Jaehyun adalah pria teraneh yang pernah dirinya kenal.

"Kenapa suka kopi hitam tanpa gula? Memang nggak pahit?" Jaehyun melancarkan aksinya, sejujurnya sejak lama dirinya ingin dekat dengan Y/N namun sang gadis terkesan cuek membuat Jaehyun kembali berpikir untuk mendekatinya beribu kali.

"Apa perlu gue jawab? Lo suka apa?"

"Ice Americano," balas Jaehyun.

"Kenapa suka itu?" tanya Y/N lagi.

"Ya suka aja, emang kalau suka harus pake alasan?"

"Nah, itu lo tahu jawabannya."

Sial, umpat Jaehyun di dalam hati, ia pikir Y/N akan me-modus-i dirinya, nyatanya tidak sama sekali. Ternyata Jaehyun yang terlalu percaya diri.

JAEHYUN AS (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang