Jadi dokter, pacar, suami, kakak ipar, kakak, selingkuhan, guru ngaji ataupun tutor? Jung Jaehyun of NCT bisa menjadi siapun yang kalian inginkan. Fiktif belaka ya jangan disamakan dengan kehidupan real life sang idola. Di sini kamu yang jadi lead f...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sudah dikatakan sebelumnya bahwa wanita itu telah memantapkan hati ingin meninggalkan Jaehyun, melupakan cintanya, dan lebih memilih untuk membesarkan anaknya seorang diri.
Y/N tidak ingin semakin terjerumus dengan hubungan terlarangnya, bagi Y/N lambat laun Jaehyun akan meninggalkan dirinya meskipun ia tidak tahu kapan hal itu akan terjadi.
Wanita itu memilih membiarkan dirinya yang pergi dari hidup Jaehyun karena sejak awal harusnya hubungan mereka tidak kembali terjalin. Y/N merasa bodoh ketika dengan mudahnya dia bisa terperdaya oleh Jaehyun, harusnya ia tetap pada pendiriannya saat itu yaitu memilih untuk resign dan mencari pekerjaan lain.
Saat ini wanita yang sedang mengandung itu sedikit kebingungan kemana dirinya harus pergi, ia tidak mungkin pulang ke rumah orang tuanya dengan keadaan hamil. Jika pulang kesana sudah dapat dipastikan Jaehyun akan menemukan dirinya, sedangkan gadis itu memilih pergi tanpa berpamitan. Y/N takut jika dirinya akan kembali tertarik pada Jaehyun.
"Y/N?" wanita itu menoleh saat seseorang memanggil namanya.
"Taeyong bilang ke saya kalau kamu resign, apa itu benar?" tanya Doyoung memastikan, dirinya baru saja dari ruangan Taeyong dan melihat surat Y/N ada di meja pria tersebut.
"Oh, Mas Doy. Iya. Tolong jangan beritahu yang lain ya? Aku cuma beritahu orang terdekat aku aja."
"Saya nggak kamu kasih tahu? Jadi saya bukan orang terdekat kamu ya?" Seketika Y/N terdiam, "Iya, saya paham itu Y/N."
"Bukan seperti itu, Mas Doyoung ini terlalu baik sama aku. Aku cuma malu kalau sampai Mas Doy tahu apa yang terjadi sama aku."
"Kamu hamil?" pertanyaan Doyoung membuat Y/N melebarkan matanya, dari mana pria itu tahu?
"Saya lihat kamu keluar dari bidan semalam, sendirian. Kamu juga meremat secarik kertas dan mengelus perut kamu. Jadi saya mengira bahwa kamu sedang berbadan dua. Am i wrong?"
Y/N terlihat limbung, dengan sigap Doyoung menahan lengannya. "Beresin barang-barang kamu, saya tunggu di parkiran. Banyak hal yang saya ingin tanyakan padamu Y/N."
"Tapi Mas... aku."
"Kamu percaya saya kan? Saya nggak mungkin menyakiti kamu."
Haruskah wanita itu percaya? bisakah dia mempercayai Doyoung? Y/N hanya takut jika pada akhirnya pria itu akan menyakiti dirinya karena balas dendam kepadanya.
"Saya janji, saya akan jaga rahasia kamu."
"Aku nggak tahu Mas, kamu terlalu baik sama aku. Aku takut pada akhirnya justru kamu yang terkena masalah."