Akhirnya kartunnya habis juga. Kulihat jam dinding sudah jam 10 malam. Kulihat Kenzo sudah tertidur dipangkuanku.
Kuelus pelan rambutnya. Kenzo selalu bisa membuatku tenang. Dia selalu membuatku tersenyum. Bahkan disaat aku sangat lelah pun, dan hanya melihatnya tertawa, atau hanya dengan melihat wajahnya yang masih sangat polos, aku langsung merasa seluruh kelelahan itu hilang. Semua yang kulakukan kini hanya untuknya
Kugendong dia ketempat tidurnya. Kubaringkan dia dan kuselimuti dia. Kucium pelan keningnya.
"Goodnight.."bisikku pelan.
Kumatikan lampu kamarnya, kuhidupkan lampu tidurnya. Setelah itu aku pun berjalan keluar dari kamarnya.
Aku berjalan ke ruang keluarga. Aku duduk disofa. Kulihat semua foto yang terpajang di rak. Foto saat aku dan Sahila masih pacaran dulu, kemudian menikah, foto saat Sahila menggendong Kenzo yang baru berusia beberapa minggu, foto dimana aku dan Sahila sama-sama mencium pipi Kenzo.
Aku menghela napas panjang. Ternyata semua bisa berubah dalam sekejap. Tak ada lagi kebahagiaan ataupun tawa dan canda seperti dulu. Semua berubah sejak Sahila pergi.
*FLASH BACK*
Aku pulang dari perusahaan seperti biasa dengan perasaan senang. Aku masuk ke kamarku.
"Sayang.. aku pulang.."kataku
Tak ada yang menyahutku. Aku berjalan mendekat ke tempat tidur. Terlihat Kenzo (masih bayi) terletak disana sambil menangis.
"Hey.. Kenzo.. aduh.. kog nangis sih..? Mama mana?"kataku seraya menggendong Kenzo.
Tiba-tiba sebuah kertas jatuh saat aku menggendong Kenzo.
"Apa ini?"kataku sendiri sambil mengambil kertas tersebut.
Aku pun membukanya sambil duduk ditepi tempat tidur.
Isi suratnya :
'Kevin.. saat kamu baca surat ini, berarti aku sudah pergi.. aku titip Kenzo ya. Aku pergi dengan Rico. Kamu kenal? Hah, pasti kamu gak kenal. Dia orang yang kucintai selama ini.. aku mau jujur sama kamu sekarang.. aku tidak pernah mencintaimu selama ini. Aku menikah denganmu hanya karena kamu kaya. Kamu punya rumah mewah, punya perusahaan, punya segalanya. Aku sengaja membuatmu jatuh cinta padaku, menikahiku, hingga memiliki anak denganku dengan harapan agar suatu hari nanti, aku akan memiliki semua harta yang kamu miliki. Tapi aku sekarang tak bisa menahannya lagi. Aku mencintai Rico dan aku tidak mau terus-terus hidup denganmu. Jaga Kenzo. Mungkin sekarang hanya dia yang kamu miliki. Lupakan aku. Suatu hari nanti, kita mungkin akan ketemu lagi, dan saat itu aku pasti sudah bahagia dengan Rico. Jangan cari aku lagi. Karena aku gak mau ketemu kamu lagi.
SAHILA.'
Dan didalam amplop ada beberapa foto Sahila dengan pria lain. Mungkin itu yang dinamakan Rico.
Saat itu seluruh tubuhku lemas. Bagaimana mungkin Sahila tega lakuin ini sama aku? Kenapa dia lakuin ini? Apa selama ini tak ada sedikit pun cinta dihatinya untukku?
"Hah..!!"teriakku keras dengan emosi.
Seluruh hatiku hancur saat ini. Apa aku selama ini sudah buta akan cintaku sendiri? Kenapa? Kenapa Sahila lakuin ini?
Aku terkulai lemas dan jatuh terduduk dilantai. Madam Susi lari masuk ke kamarku.
"Ada apa, Tuan?"tanyanya panik.
Tatapanku kosong saat itu. Hanya ada genangan air mata yang jatuh saat itu. Madam Susi pun menggendong Kenzo dari gendonganku.
"Sebenarnya apa yang terjadi, Tuan?"tanyanya lagi
"Sahila.. dia.. dia pergi dengan pria lain.. meninggalkanku dan Kenzo.."kataku sambil menangis pelan.
"Apa?!"kagetnya
Aku yang sangat emosi pun bangkit. Kubanting semua barang didekatku sambil berteriak keras. Aku sudah seperti orang gila. Madam Susi langsung membawa Kenzo keluar, meninggalkanku sendiri dikamar.
"Aku benci padamu..! Aku benci kamu, Sahila..! Akan kukejar kalian sampai ke neraka sekalipun..!"teriakku keras.
Semua barang dikamarku hancur. Tak ada barang yang luput dari pelampiasan amarahku sekarang.
"Aku.. Kevin Julio.. tak akan semudah itu menjadi boneka kalian..! Aku tidak akan membiarkan kalian hidup tenang..! Tidak akan..!"kataku keras sambil kemudian terduduk lemas karena tenagaku sudah mulai habis.
*BACK TO STORY*
"Aku benar-benar terluka saat itu.. apa kamu tahu..?"kataku sambil memegang fotoku dan Sahila saat menikah dulu.
TO BE CONTINUED..
KAMU SEDANG MEMBACA
IS THIS LOVE?
RomansaSeorang pengusaha sukses, punya kekayaan berlimpah, terlahir dengan wajah yang tampan Bertemu seorang gadis cantik dan polos yang ingin menjadi sekretaris pribadiku. Awalnya aku mengira dia sama seperti gadis lainnya, hanya menginginkan hartaku. Han...
