Jarang berkabar

882 29 3
                                        

Di belahan bumi lain, Callista Athaya sedang merias dirinya didepan cermin sebelum berangkat ke kantor. Perempuan ini menggunakan kemeja ketat yang memperlihatkan dadanya yang membusung, dengan dua kancing bagian atas yang dibuka. Sungguh siapapun yang melihat pasti akan tergoda. Belum lagi rok span pendek di atas lutut yang super ketat yang memamerkan kaki jenjangnya yang mulus.

Sementara bagian rambut ia kuncir ekor kuda, sehingga menampilkan lehernya yang jenjang.

Sebenarnya sudah sering teddy memberikan protes nya mengenai cara berpakaian Callista. Tapi perempuan ini selalu marah marah jika teddy mengatur atau menegur caranya berpakaian. Ia benar-benar tidak suka jika kehidupan atau apa yang sudah menjadi keinginannya diatur oleh orang lain.
Tapi karena rasa cinta teddy kepada Callista, pria ini akhirnya mengalah dan membiarkan Callista berpakaian sesuai keinginannya.

Setelah memastikan penampilannya sempurna, perempuan ini segera berangkat ke kantor. Sesuai permintaan teddy, Callista akan berangkat dan pulang di jemput oleh pak fajar, sopir pribadi teddy.

Tak membutuh waktu lama, Callista akhirnya sampai di depan PT Garuda pratama, perusahaan milik menteri yang bergerak di bidang properti.

Callista melangkah kan kakinya dengan mantap ke dalam perusahaan itu. Perempuan ini bekerja sebagai staf di divisi marketing.

"Morning seksi" Sapa seorang staf marketing lainnya,

Callista hanya tersenyum tipis menanggapi rekannya itu. Baginya itu adalah hal biasa. Ia merasa senang jika rekannya selalu menggodanya, karena itu berarti dirinya memang menarik.

Sesampainya di ruangan divisi marketing, Callista langsung duduk di kubikelnya dan mulai menyalakan laptop di meja kerjanya.

"Morning call" Sapa jessica duduk di kubikel sebelah Callista.

"Morning, jess, baru datang? "

"Iya, lu juga"

"Sama, ini gw baru nyalain laptop"

"Call, gimana komandan jadi berangkat ke Eropa?"tanya jessica sambil menyalakan laptopnya

" Jadi, kemarin dia berangkat "

Jessica tersenyum ke arah Callista
"Wahh, jadi kita bisa party party dong"

Callista tersenyum "ya pasti lah,, lu mau kota party dimana? Di apart gw atau dimana? Tapi jangan hari ini ya? "

"Kenapa? "

"Gw hari ini pengen clubbing, bosen banget gw"

"Ok, ntar pulang kerja kita happy happy ya"

Dibelahan bumi yang lain, teddy yang baru saja bangun dari tidur, segera meraih ponselnya dinakas. Ia melihat ponselnya, tapi tidak ada notifikasi pesan dari perempuan yang ia harapkan yaitu Callista.

"Tck,, kemana sih dia, kok nggak ngabarin"

Laki-laki ini kemudian mengetikkan pesan kepada Callista.

Me : sayang, kamu udah di kantor?

Callista yang tengah fokus mengerjakan pekerjaan nya pun terganggu dengan notifikasi pesan itu. Perempuan ini berdecak ketika melihat nama teddy disana.

Bibir teddy tersenyum ketika melihat tanda centang dua abu abu di chat nya kepada Callista berubah menjadi biru, yang artinya pesan itu sudah dibaca. Apalagi disana tertera tulisan sunshine is typing yang membuat teddy semakin tak sabar.

Ting

Sunshine : udah dikantor, kamu dimana teddy

Me : baru bangun sayang
Me : kamu sama pak fajar kan?

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang