Sesampainya di kediaman papa akbar, Letisha terbangun dengan sendirinya. Ia mengerjap perlahan kemudian menoleh ke arah suaminya yang memperhatikan nya dengan tersenyum
"Udah sampe ya mas? "
"Udah sayang, mau turun sekarang? "
Letisha mengangguk
Teddy turun terlebih dulu lalu membukakan pintu untuk Letisha
"Silahkan tuan putri"
Letisha tersenyum sambil turun dari mobil kemudian ia tiba-tiba berjinjit dan memeluk leher suaminya.
"Kenapa sayang? Pusing? "Tanya teddy yang segera memeluk suaminya
" Gendong mas, aku masih ngantuk "
"Boleh, tapi kalau kamu pusing atau tiba-tiba mual, kamu bilang ya" Teddy tiba-tiba menggendong tubuh istri nya dari arah depan dengan satu tangannya
"Aaaaa,,, mas, kamu kuat banget gendong aku pake satu tangan" Letisha tersenyum bahagia sambil mengeratkan pegangan nya
"Emang kamu baru tau kalau mas kuat?" Tanya teddy dengan senyuman penuh arti sementara Letisha menunduk malu. Memang suaminya tidak hanya kuat, tapi terlalu kuat, apalagi jika di atas ranjang, bahkan mampu membuat nya hingga menjerit minta ampun
"Lagian sayang, selain mas yang kuat, tubuh kamu yang ringan, kan masih bocil" Kali ini teddy kembali menggoda istri nya
Seketika Letisha tak Terima dan meminta turun pada suaminya "bocil bocil terus! Lalu kenapa kamu justru bikin bocil ini hamil"
Teddy tersenyum geli mendengar ucapan istri nya "karena kamu bocil bukan sembarang bocil, kamu itu bocil yang pandai bergoyang"
"Mesum kamu mas"
Mereka kemudian masuk ke dalam rumah dengan tertawa. Sementara di dalam mama Della nampak terkejut melihat Letisha dalam gendongan teddy.
"Lhoh? Adek? Letisha? Ngapain di gendong? Kamu sakit? " Tanya mama yang langsung berdiri menghampiri mereka.
Raidan yang berada di dapur pun segera berlari ke arah ruang keluarga begitu mendengar suara mama Della yang mengatakan jika Letisha sakit.
"Dek? Kamu kenapa? Teddy,, Letisha sakit? Sakit apa? Pasti gara gara asam lambung kamu kambuh" Ucap raidan
Teddy dan Letisha tersenyum geli
"Tisha nggak sakit kok mah, abang, dia baik baik aja,, biasalah,, bumil makin manja" Jawab teddy sambil menurunkan Letisha di sofa dengan hati hati
Letisha memberengut sambil menepuk dada suaminya
"Apa! Kamu hamil sayang? Pa... Papa! Kita akan punya cucu Pa! Ayo ayo sini sayang, duduk yang baik, lurusin kaki kamu, kamu nggak boleh terlalu capek ya atau terlalu lama berdiri, karena bisa membuat perut kamu kram" Mama Della benar-benar memperlakukan Letisha dengan lemah lembut
"Teddy, ini serius? Letisha hamil? Serius lu hamilin adek gw? " Tanya raidan dengan sumringah
"Serius dong abang, malah kita baru dari rumah sakit habis periksa sekaligus pastiin" Jawab teddy
"Waahh selamat teddy, akhirnya" Raidan memeluk adik iparnya ini dan menepuk nepuk punggung nya
"Selamat dek,, akhirnya sebentar lagi punya ponakan,,"
"Makasih abang, sebentar lagi abang jadi paklik"
Raidan terbahak mendengar ucapan Letisha yang menyebut dirinya akan menjadi paklik.
"Ada apa ribut ribut ma? Siapa yang hamil? Siapa yang mau punya cucu? " Tanya papa akbar yang baru keluar dari ruang kerja nya dan sedang menuruni anak tangga
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
