Di siang hari ini, Letisha menghubungi sang sahabat Alana, sudah lama sekali dia tidak bertemu dengan sahabat nya itu. Dan kebetulan sekali hari ini Alana sedang tidak masuk kerja karena PMS.
Ting tong ting tong
Ceklek
"Letisha,,sohib gw,, apa kabar? " Ucap Alana membuka pintu dan melihat sahabatnya berdiri disana "udah jadi bumil sekarang, selamat ya"
Letisha mengangguk dalam pelukan
"Baik,, kangen banget al,,,kabar lu gimana? " Letisha pun memeluk sahabat nya
"Gw juga baik. Udah lama banget kita nggak ketemu"
Letisha melerai pelukan dan mengangguk "gw nggak disuruh masuk? "
Alana menepuk keningnya "ahh iya, gw lupa,, masuk sha" Ujar Alana menggandeng tangan sahabatnya "lu mau minum apa" Tanyanya sambil duduk di sofa ruang tamu
"Ntar aja deh" Jawab Letisha kemudian melepaskan kacamata hitamnya yang bertengger di Kepala nya.
Seketika Alana fokus ke mata sembab Letisha. Bahkan mata itu masih membengkak pertanda jika si empunya baru saja menangis dalam waktu yang lama.
"Sha,, you okay"
Letisha mengangguk "i'm okay Alana, kenapa sih? " Jawab Letisha dengan tersenyum
Alana memandang curiga pada Letisha
"Nggak, lu lagi nggak baik baik aja, gw yakin, "
"Gw nggak kenapa kenapa Al, percaya deh"
Alana menatap lekat wajah sahabat nya itu, mata sembab, wajah sedikit pucat, menandakan kalau dia sedang tidak baik baik saja.
Alana menyentuh pundak Letisha "lu nggak bisa bohongin gw Sha, lu lagi nggak baik baik aja" Ucap Alana yang membuat Letisha tak bergeming
"Kamu cuti berapa hari, Al? Jangan kelamaan loh, ntar dapat SP" Tanya Letisha setelah mereka terdiam beberapa saat
"Lo, nggak usah ngalihin pembicaraan Letisha, gw yakin lu sedang nyembunyiin sesuatu" Selidik Alana
"E--enggak kok" Jawab Letisha
"Sha, gw tau lu lagi ada masalah, lu seperti memikul sebuah beban besar. Sha, cerita, siapa tau gw bisa meringankan masalah lu, selama ini lu selalu ada disaat gw butuhin, sekarang giliran gw yang selalu ada buat lu"
Letisha merasa terharu dengan perkataan sahabat nya. Ia selalu ada ketika Letisha membutuhkan sandaran seperti ini.
Letisha mengangguk "Al, menurut lu, gimana pernikahan gw sama mas teddy? " Tanya Letisha
"Kalian bahagia, saling mencintai, saling percaya juga"
Letisha tersenyum getir, pasalnya yang mereka lihat adalah kebalikannya. Pernikahannya dengan teddy sedang dalam masalah, dan Letisha merasa saat ini pernikahannya berada di ujung tanduk. Ia tak tau harus bagaimana, ingin memaafkan, tapi ia terlalu sakit karena kebohongan suaminya, dan untuk berpisah pun tak mudah, apalagi saat ini dirinya sedang hamil.
"Memangnya kenapa sih Sha, kok lu tiba-tiba tanya gitu? "
"Mas teddy selingkuh"
Deg
Alana mematung mendengar itu, ia masih memastikan jika dirinya tak salah dengar. Setau Alana, teddy sangat mencintai Letisha, lalu kenapa bisa sampai selingkuh.
"Sha, gw nggak salah denger kan? " Alana memastikan
Letisha menggeleng "nggak,kamu nggak salah denger kok, mas teddy emang selingkuh, sama Callista, mantan nya, lu inget kan? " Ujar Letisha yang entah sejak kapan air matanya keluar dari pelupuk matanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Ficțiune adolescențiByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
