Malam itu teddy menikmati makan malam nya sendiri tanpa di temani istri nya. Letisha memilih untuk tidur terlebih dulu. Teddy yang hari ini sudah terlalu lelah tidak mau ambil pusing dengan sikap Letisha. Meskipun tak dipungkiri ia kepikiran dengan perubahan sikap Letisha.
Segala cara sudah teddy coba. Mulai dari bertanya baik baik, tapi jawaban Letisha hanya singkat dan memilih menghindari dirinya. Teddy bertanya tanya, ada apa dengan istri nya? Kenapa Letisha nya jadi berubah seperti ini. Muncul setitik rasa curiga dalam diri teddy jika mungkin Letisha mempunyai pria idaman lain. Namun cepat cepat ia menyingkirkan pikiran itu. Tapi dilihat dari perubahan sikap Letisha, pikiran itu pun kembali mencuat. Apalagi diperkuat dengan Letisha yang sering pergi sendiri an entah kemana membuatnya semakin curiga. Belum lagi Letisha yang enggan untuk ia sentuh,membuat rasa curiga nya semakin besar.
Setelah menghabiskan makan malamnya, teddy mengambil ponsel dan membuka group chat nya.
Me : posisi
Randy : send a picture
Randy mengirimkan foto dirinya bersama Ricky dan radif berada di sebuah caffe.
Ricky : Sini lah bang, nongki bareng
Radhif : udah lama kita nggak nongki
Akhirnya teddy bisa tersenyum lepas saat membaca pesan dari para rekannya.
Randy : ayo bang, kota tunggu sekali kali nongki
Randy : ibu negara udah tidur kan?
Ricky : seperti nya aman, mereka kan sedang perang dingin
Teddy sedikit tersenyum. Hatinya sedikit terhibur saat rekannya terus berbalas pesan. Setelah menimbang nimbang, teddy pun akhirnya bangkit dari kursi makan. Lalu tanpa menghampiri istri nya di kamar, teddy meninggalkan rumah begitu saja. Teddy pikir mengirimkan pesan untuk Letisha pun sudah lebih dari cukup, toh istri nya tidak akan menanggapi nya berlebihan.
Me : mas ke caffe dulu
Hanya empat kata singkat yang teddy berikan. Dan sesuai dugaan nya, Letisha hanya membacanya tanpa berniat ingin membalasnya.
"Ya,, silahkan" Gumam Letisha
Letisha tersenyum miring kemudian meletakkan kembali ponselnya di nakas.
Malam itu Letisha sama sekali tidak mengabari teddy akan pulang jam berapa dan sedang ada di mana. Letisha anteng sendiri dirumah hingga akhirnya dirinya tertidur pulas.
Hingga dini hari, akhirnya teddy sudah kembali pulang. Bibirnya tersenyum tipis melihat istri nya yang sudah tertidur pulas. Teddy pun tidak berani mendekat, untuk sekedar mencium, memeluk atau bahkan menyentuhnya dan mengucapkan selamat tidur. Laki-laki ini hanya memandangi nya dari jauh dengan tatapan yang sendu.
"Semoga apa yang mas curigakan ini nggak benar sayang. Mas nggak bisa bayangin gimana hancurnya perasaan mas, jika apa yang mas takut kan terjadi"
Teddy pun ikut naik ke atas tempat tidur lalu berbaring memunggungi istri nya. 15 menit di atas tempat tidur laki-laki ini masih belum bisa tidur. Ia memandangi punggung istri nya yang sudah tidur.
Drrt drrt
Teddy yang sedang berusaha memejamkan mata, tiba tiba merasa terganggu dengan suara ponsel dari istri nya yang terus bergetar menandakan sebuah pesan masuk.
Awalnya teddy hanya membiarkan nya saja, namun lama lama ia pun merasa terganggu. Teddy kemudian bangkit dan mengambil ponsel istri nya. Bagaimanapun ia juga ingin tau siapa yang tengah malam begini mengirimkan pesan untuk istri nya.
Namun sayang, ponsel Letisha dalam keadaan terkunci, dan sialnya teddy tidak tau password nya.
"Apa apaan ini? Sejak kapan ponsel nya dikunci? " Batin teddy
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
