Sedangkan itu di sebuah cafe yang tadi, Letisha ayesha sedang menghapus air mata nya yang luruh membasahi pipinya. Harga dirinya merasa tercoreng saat teddy menanyakan perihal uang kepada dirinya.
"Kesel gw Al, gw ngerasa direndahin banget ketika dia bilang soal duit. belum tau aja dia, kalau duit gw itu banyak. "
Alana menepuk nepuk bahu Letisha " Udah lah, Sha, nggak penting juga. lu harusnya bersyukur, karena cowok tadi nggak minta ganti rugi.
"Lu ngerti nggak sih. Pengennya tadi gw ladenin aja, tapi gw sempet ciut pas kita saling tatap. Gila ganteng banget sampe gw ngerasa meleleh tau" Tisha tiba-tiba tersenyum meskipun masih ada sisa air mata di pipinya.
"Apa apaan lu Letisha! " Alana mendadak sebal karena Sahabat nya tiba-tiba membicarakan ketampanan teddy.
"Ihh,, gw nyesel deh Alana. Kenapa gw tadi nggak sempat modus buat nanyain kontaknya sih. Argghhh,, kejadian tadi bisa diulang nggak. Dia kayaknya tipikal gw banget" Tisha menggoyang goyang kan tubuh Alana.
Alana memutar bola mata dengan malas
"Ah,, Tisha lu ini lagi sakit atau gimana sih? "
"I'm not sick Alana, but I'm fall in love, at first sight"
Alana menatap heran pada sahabatnya ini.
"Al, lu kok diem sih"
Alana menempelkan tangannya ke dahi Tisha
"Anget,, lu beneran sakit Tisha, ya udah kita pulang aja yuk"
"Ihh,, apaan sih, gw sehat Alana"
Alana mendengus kasar
"Please deh, Sha,, lu emang nggak capek, tiap hari jatuh cinta sama orang random yang lu temuin? Nggak di sini,nggak di London, lu itu sama, selalu jatuh cinta kalau ketemu orang ganteng"
Tisha terbahak " Hiburan lah,, tapi sumpah cowok tadi tuh beda, apa dia sering kesinii ya, Al?"
"Tau! " Jawab Alana ketus.
Tisha berpikir sejenak dan bibirnya tersenyum. Perempuan ini berencana bertanya pada tukang parkir tadi.
"Eh Tisha, lu mau kemana? "
"Gw mau ke tukang parkir, mau nanya apa masih mas ganteng itu sering kesini"
Dan benar saja, Letisha menemui si tukang parkir untuk bertanya mengenai pria itu.
"Jadi dia sering kesini bang? " Tanya Tisha
"Iya non, kadang sendiri, kadang sama temennya"
Tisha mengangguk
"Itu orang viral non, fans nya banyak sekali"
Tisha tersenyum " Mulai hari ini aku juga fans nya kok bang" Letisha berlalu dan tersenyum bahagia.
******
"Tisha pulang..... " Ucap Tisha memasuki rumahnya.
Gadis ini segera duduk di sebelah della,sang mama yang duduk di sofa ruang keluarga. Disana juga ada papa akbar dan juga Raidan.
"Dari mana Tisha? " Tanya mama della
"Habis dari kafe ma, sama alana. Mah,, Tisha seneng banget,tadi Tisha ketemu cowok ganteng banget, sumpah"
Mama, papa dan abang rai pun menggelengkan kepala mendengar Letisha.
"Trus kalau ganteng kenapa? Kalian kenalan gitu, ngobrol bareng? Jangan sembarangan dekat sama laki laki Tisha, belum tentu orang itu baik"
"Ih mama,, justru itu, tadi Tisha tuh lupa buat modus dia supaya dapet nomer ponselnya" Bahu Letisha merosot " Tck,, andai kejadian tadi bisa diulang, pasti Tisha bakal modusin dia"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
