Tidak terasa sebulan sudah Letisha bekerja di kantor kementerian. Perempuan ini terlihat sangat menikmati pekerjaan nya ini. Ia juga cepat sekali beradaptasi dengan lingkungan dan pekerjaan disini. Meskipun sudah satu bulan bekerja disini, tapi hubungan nya dengan teddy masih jalan di tempat. Teddy tetap bersikap datar dan dingin kepada Letisha.
Meskipun ada rasa sakit di hatinya karena sikap teddy, tapi Letisha pandai menyembunyikan rasa sedihnya di depan orang tua dan bahkan sahabatnya, Alana. Letisha tetap yakin pada pendirian jika suatu saat teddy akan mencintai dirinya.
Pagi ini Letisha sudah bersiap ke kantornya. Setiap hari ia bahkan membawakan bekal untuk teddy, meski laki-laki ini tak pernah menyentuhnya. Pagi hari setelah ia melihat kedatangan teddy, Letisha segera menuju ke ruangannya untuk memberikan bekal yang sudah ia buat sendiri.
Tok tok tok
"Masuk"
"Permisi"
"Astaghfirullah! " Ucap teddy
Letisha tersenyum " Ih, mas teddy, kok istighfar mulu sih kalau ketemu aku, harusnya kan alhamdulillah "
"Harusnya saya bilang innalillahi atau saya bacakan surat yasin sekalian, supaya kamu nggak tiba-tiba muncul seperti ini" Jawab teddy ketus
"Ihh,, mas teddy, mulutnya jahat banget sih. Perasaan aku sakit loh, tapi masih sakit ketika aku harus kehilangan mas teddy kok"
Teddy hanya mendengus sebal kemudian kembali fokus ke layar laptopnya. Sementara Letisha justru tersenyum sambil menatap teddy, sehingga teddy tidak bisa fokus berkerja.
"Ngapain sih senyum senyum terus, buruan kamu kesini mau apa"
"Jangan galak galak dong mas, nanti kalau jatuh cinta sama aku repot loh"
"Dih"
Letisha tersenyum
"Aku maau ngasih bekal makan siang. Tadi aku spesial masak buat mas. "
Teddy mengangguk "ya sudah, kamu keluar"
"Cuma begitu?mas nggak mau ngajak aku makan siang bareng nanti? "
Teddy menggeleng "nggak. Tunggu apa lagi cepetan keluar"
Letisha mendesah pelan dan keluar dari ruangan teddy.
Teddy meletakkan kotak bekal itu di meja. Tak sekalipun ia memakan bekal buatan Letisha. Ia selalu memberikan pada OB atau sopirnya.
Tok tok tok
"Masuk"
Ceklek
"Permisi bang"
Ricky membuka pintu dan duduk di depan teddy.
"Iya ada apa ky? "
"Bang, ini data yang harus diisi karyawan baru, nanti tolong abang yang kasih ke mereka ya, sekalian abang tungguin mereka ngisi data ini"
"Nggak bisa kamu aja ky? Duhh, saya males banget kalau harus ketemu Letisha? "
"Emang kenapa sih bang, dia kan calon istri abang? "
"Ngomong apa sih ky! "
"Cantik kok bang, lebih cantik dari sebelah"
"Iya, tapi cerewetnya itu"
Ricky tersenyum "yah, mungkin emang belum kenal aja bang, tapi sepertinya dia itu menyenangkan. Kenapa abang nggak coba dulu?"
Teddy menggeleng "kalau mau ambil ky" Ucap teddy mengambil alih kertas dari Ricky dan keluar dari ruangan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
