Harus menahan

1.8K 46 12
                                        

Letisha benar-benar terpukau oleh keindahan yang tersaji di depan matanya. Setelah dari airport pasangan pengantin baru ini menuju ke resort sekaligus pantai yang menjadi tujuan mereka. Setelah itu mereka di angkut dengan seaplan mengarungi indahnya pantai dari atas.

Sesampainya di maldives, mereka disambut oleh staf resort dan di antar ke resort yang sudah mereka pesan.

Papa akbar memberikan yang terbaik untuk pasangan pengantin baru ini. Ia memilihkan resort dan kamar paling bagus di maldives ini. Kamar pengantin baru ini dilengkapi dengan private pool yang sekeliling nya tidak bisa dilihat orang lain.

Sesampainya di sana, Letisha melakukan room tour terlebih dahulu. Kamar yang dipesan papa akbar benar-benar bagus bahkan sudah disiapkan khusus untuk mereka berbulan madu. Letisha melihat kamar dengan pemandangan langsung ke pantai yang airnya benar-benar jernih.

"Gimana sayang? Kamu suka tempat ini?" Tanya teddy memeluk istrinya dari belakang dan mencium tengkuknya hingga membuat Letisha menggeliat.

Siapa yang tidak suka melihat pemandangan resort yang cantiknya bukan main.
Desain resort dari kayu membuat suasana alamnya kian menyatu dengan sempurna. Benar-benar resort yang dikelilingi pantai dan terletak diatas pantai. Kamar yang letaknya di ujung membuat suasana semakin private.

"Tentu saja aku suka mas, tempat nya bagus dan pantai nya indah sekali, kayaknya aku bakalan betah disini" Letisha membalik badan dan mengalungkan tangannya di leher sang suami. Perempuan ini menatap dalam wajah tampan sang suami.

"Oh ya" Teddy tersenyum gemas dan menatap kecantikan istrinya.

" Apa kamu juga suka tempat ini mas? " Tanya Letisha

"Suka sekali sayang, disini tempat nya sangat mendukung untuk kita bercocok tanam dan membuat adonan untuk teddy atau Letisha junior"

"Apaan sih mas" Jawab Letisha terbahak

"Jadi, bisakan mas minta hak mas? "

Letisha terkekeh dan mendekat kan bibirnya ke bibir suaminya

"Nanti dulu lah mas, kita masih punya banyak waktu, lagipula, kita harus makan malam dulu, bukankah kamu bilang, bercinta itu juga butuh tenaga" Ucap Letisha dengan sensual.

"Shit,, mas benar-benar tidak tahan sayang"

Teddy memajukan kepalanya dan hendak melumat bibir istri nya, tapi Letisha segera menjauh dan melepaskan rangkulan tangannya.

"Sabar dong mas, kamu ini nggak tahan banget sih"

"Mas udah nahan selama ini sayang, dan sekarang mas benar-benar nggak tahan sayang, rasanya mas ingin menerkam kamu sekarang juga"

Letisha terbahak

"Kamu mandi dulu ya, setelah mandi kita makan malam" Ucap Letisha berbalik

Grabb

Teddy menarik istri nya dan membawa istri nya ke dalam pelukannya. Ia menyembunyikan kepalanya di leher istri nya san memberikan kecupan lembut disana.

"Mas,, geli sayang" Jawab Letisha memejamkan matanya

"Mandi bareng yuk sayang? " Teddy menciumi leher mulus istri nya.

"Nggak ah" Letisha menahan teddy tepat di dadanya.

"Sambil merem aja kalau kalau kamu masih malu" Teddy yang sudah tak sabar segera melumat bibir istri nya. Ia menjilati bibir bawah istri nya supaya Letisha mau membuka mulut.

"Mmhhh,, " Letisha melepas ciuman nya

"Kenapa sayang, mas pengen banget ini"

"Mandi dulu" Letisha mengecup bibir suaminya kemudian masuk ke dalam kamar mandi

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang