Teror

733 63 6
                                        

Pagi ini teddy berangkat dinas ke negeri Singa. Rencana nya ia dan rombongan akan disana selama dua hari. Tapi meskipun cuma dua hari, teddy cukup kepikiran dengan keadaan istri nya.

Sedangkan di rumahnya Letisha lebih memilih banyak berdiam dirumah. Meskipun kadang ia merasa bosan, tapi entah kenapa ia juga malas untuk keluar rumah.

"Bosen banget,,, apa kerumah papa aja kali ya" Gumamnya

Drrt drrt

Mama Della calling...

"Halo ma... "

"Sayang, mama denger teddy lagi dinas keluar ya? "

"Iya ma, mas teddy tugas ke Singapura dua hari, besok malam rencananya mas teddy pulang. Kenapa ma? "

"Mama kepikiran sama kamu. Kamu tinggal disini aja ya, supaya ada teman, mama khawatir, apalagi kamu sedang hamil"

Letisha terdiam sejenak. Kalau dipikir pikir jika ia ada di rumah mama Della, setidaknya dia tidak akan merasa bosan karena ada keluarga nya.

"Iya deh ma, nanti tisha sama satria kesana"

"Biar dijemput sama abang ya,, "

"Iya ma"

Pip

Letisha menutup telepon nya kemudian mengirimkan pesan untuk suaminya.

Mas teddy ❤ : Mas, aku kerumah mama ya, aku dijemput sama abang

Pesan tersebut belum menunjukkan centang biru. Letisha yakin pasti suaminya sedang sibuk, makanya ia belum membuka pesan darinya.

Begitu Raidan sampai Letisha segera berpamitan kepada bi yuyun dan meninggalkan rumah dengan Raidan.

Sedangkan di luar rumah, kali ini Callista kembali beraksi. Ia mengamati Letisha dari kejauhan, berharap perempuan itu tiba-tiba keluar dan ia bisa melancarkan serangan nya.

"Tck,, kenapa perempuan itu nggak keluar rumah sih! " Gumam Callista "padahal, ini kesempatan yang bagus buat gw habisin nyawa tuh cewek"

Di kediaman akbar mahesa, Letisha benar-benar diperlakukan seperti ratu. Apa yang dia inginkan selalu dituruti oleh kedua orang tuanya. Seperti saat ini, Letisha ingin sekali makan roti tawar dengan eskrim matcha, bi sari segera menyiapkan nya.

"Jadi teddy pergi selama dua hari? " Tanya papa akbar

"Iya pa, besok baru pulang"

"Ya sudah, untuk sementara, kamu tinggal disini dulu ya, sampai suami kamu pulang. Papa lebih tenang kamu disini, apalagi dengan keadaan kamu yang sedang hamil akan lebih bagus jika ada keluarga yang menemani"

"Iya pa. O iya pa, besok boleh nggak Tisha ikut papa ke kantor? " Tanya Letisha

Papa akbar tak menjawab dan terlihat sedang berpikir. Ia tidak mau putrinya kelelahan.

"Kamu lagi hamil sayang? "

"Emang kenapa kalau aku hamil? Aku bosan dirumah papa, aku pengen ikut ke kantor, aku kangen suasana kantor" Rengek Letisha

Papa akbar mendesah pelan "kamu hubungi suami kamu dulu, kalau dia kasih ijin, baru papa kasih ijin kamu untuk ikut, karena kamu adalah tanggung jawab suami kamu, papa nggak mau ambil resiko"

"Siap pa" Jawab Letisha.

Sedangkan di kediaman teddy, Callista masih setia menunggu dari kejauhan. Kali ini ia mencari tempat yang sedikit lebih jauh, untuk mengintai, supaya satria tidak menaruh curiga padanya. Namun, hingga malam semakin larut, rumah itu dalam keadaan sepi, bahkan seperti tidak ada tanda tanda kehidupan.

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang