Istri orang lebih menggoda

1.7K 81 11
                                        

Setelah berbincang dengan Letisha, Sabrina pun meninggal kan ruangan teddy karena dirinya harus melanjutkan prakteknya. Saat ia melewati sebuah koridor yang mengarah ke kamar teddy, perempuan ini tak sengaja berpapasan dengan dokter gibran. Mereka pun saling melempar senyuman.

"Siang dokter Sabrina" Sapa dokter tampan ini

"Siang dok"

"Dokter Sabrina, baru dari ruangan pak teddy? Gimana keadaan nya? "

"Belum ada perubahan dok, beliau tetap belum sadarkan diri"

Dokter gibran menganggukkan kepala

"Ya sudah, biar saya cek keadaannya"

"Dokter mau cek pasien? Tumben? Ini kan belum jam nya untuk cek keadaan pasien? " Tanya Sabrina yang heran karena melihat dokter gibran terlihat bersemangat.

Seketika dokter gibran pun terlihat salah tingkah. Ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan terlihat gelisah.

"I--itu.. I--itu karena keadaan pasien yang mengkhawatirkan,, iya. Mengkhawatirkan sekali" Jawab dokter gibran dengan gugup
"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu ya dokter Sabrina" Ucap dokter gibran segera berlalu dari Sabrina, hingga ia lupa dengan tujuan nya untuk bertanya mengenai hubungan teddy dan juga Letisha.

Dengan Letisha yang terlihat masih muda serta tidak memakai cincin pernikahan, laki-laki ini mengira perempuan ini belum menikah. Apalagi Gibran pun lumayan lama tinggal di London jadi ia juga tidak mengetahui siapa itu teddy.

"Jangan sampe dokter Sabrina tau, gw menyelam sambil minum air, gw pengen ketemu si cantik itu di dalam ruang rawat" Batin dokter gibran sambil berjalan menyusuri koridor.

Dokter gibran sudah sampai di depan kamar rawat teddy. Laki-laki ini memastikan dirinya rapi sebelum masuk ke dalam.

"Gw harus pastiin kalau gw tampan, supaya si cantik didalam terpesona ama gw" Batinnya merapikan rambutnya

Tok tok tok

Ceklek

Dokter gibran membuka kamar rawat itu. Sedangkan Letisha yang mendengar pintu kamar itu terbuka menoleh ke arah sumber suara. Dokter gibran tersenyum lebar melihat Letisha yang sedang duduk di kursi samping ranjang, sementara perempuan ini hanya tersenyum tipis.

"Selamat siang.. " Sapa dokter gibran

Letisha menganggukkan kepala "siang dok"

"Bagaimana keadaan pasien? Sudah ada perubahan? " Tanya dokter gibran mendekati ranjang teddy kemudian memakai stetoskop nya.

Letisha menggeleng "belum ada"

Dokter gibran mengangguk kemudian memeriksa keadaan teddy. Sesekali dokter ini mencuri curi pandang ke arah Letisha.

"Bagaimana keadaan nya dok? " Tanya Letisha

"Sudah berangsur baik, semoga saja pak teddy segera sadar ya" Jawab dokter gibran tersenyum ke arah Letisha sembari melepas stetoskop nya "jadi anda yang kemarin terus dipanggil pasien"

"Iya dok, saya Letisha, saya... "

"Saya dokter gibran" Sahut dokter gibran penuh semangat sambil mengulurkan tangannya. Letisha bahkan belum meneruskan ucapannya.

Perempuan yang merasa bingung ini pun hanya mengangguk tapi kemudian menyambut tangan gibran. Mata gibran tak lepas memandang kecantikan Letisha, ia bahkan terus menggenggam tangan itu di depan teddy yang masih belum sadarkan diri. Jika saat ini teddy membuka mata, ia pasti tidak akan suka melihat dokter gibran yang memandang istri nya seperti ini.

Love After SeparationCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang