Keesokan harinya Letisha yang masih terlelap merasakan geli di bagian dadanya. Meskipun rasanya mata ini sangat berat sekali, namun perempuan ini berusaha untuk membukanya. Ia mengerjap pelan dan menunduk ke bawah. Ternyata suaminya sudah bangun terlebih dahulu dan kini sedang menikmati buah dadanya yang menggantung bebas tanpa sehelai kain yang menghalangi.
Ya, acara buka puasa semalam baru selesai pukul 2 pagi saat Letisha benar-benar merasa perih di bagian inti kewanitaan nya. Tak hanya itu, tubuh Letisha sudah benar-benar lemas dan lelah karena suaminya yang terus menggempur nya tanpa ampun.
"Mmhhh,, enak banget" Lirihnya
"Ngghh,,, geli mas" Letisha merengek sambil mengusap pelan kepala belakang suaminya.
"Kalau begini, geli atau enak sayang? "Tanya teddy yang malah menyusu padanya
" Ah.. Hahaha sayang,,, udah,, nanti makin enak,, semalam kan udah sampe perih, kaki ku aja rasanya masih lemes banget " Letisha menepuk nepuk pipi suaminya.
Letisha terdiam sejenak sambil mengerutkan dahi. Ia merasa ada yang berbeda dari suaminya. Perempuan ini kemudian menyentuh dahi suaminya. Suhu tubuh laki-laki ini terasa lebih hangat dari biasanya "lepas dulu mas" Pinta Letisha
Teddy menggeleng dan malah menutupi wajahnya dengan payudara samping.
Letisha tertawa pelan,, menggemaskan sekali laki-laki tua ini. "Ngghh.. Mas,,, " Letisha menggeliat sambil mengigit bibir bawah nya
"Apa sih sayang? Mas masih nyusu" Teddy pun melepaskan dada Letisha, laki-laki ini seperti tak terima Letisha meminta nya berhenti.
Letisha tersenyum dan mengusap pelan wajah suaminya
"Sayang,,, kamu demam? Kamu pusing? '
"Pusing" Teddy kembali mendekat dan mendekap tubun polos istri nya.
Dengan tubuh mereka yang polos saling menempel, Letisha bisa merasakan hangatnya suhu tubuh suaminya. Ia yakin saat ini teddy sedang tidak baik baik saja. Beberapa kali juga suaminya ini menjauhkan kepala untuk bersin atau batuk.
"Udah ya sayang? Jangan nen terus? Kamu sakit loh ini, istirahat ya? " Letisha mengusap kepala belakang suaminya lalu mengecup nya
"Korelasinya apa istri ku sayang? Mimi cucu itu bikin perasaan kita bahagia dan cepet sembuh"
"Iya tapi nanti malah keterusan, bukannya cuma mimi cucu lagi, tapi pengen di masukin lagi, nyuruh nungging lagi, nyobain gaya baru lagi, kapan kamu mau istirahat nya? Kamu itu kalau udah sekali masuk bakal susah berhenti nya, malah makin keenakan, minta nambah mulu"
Teddy tertawa dan tersipu malu "iya memang enak sayangku, emang kamu nggak kerasa enak? Bukannya mas buat kamu ngompol berkali kali" Tangan teddy yang jahil tiba-tiba mencubit nipple istri nya yang menganggur.
"Heh! Nggak sopan! Pelecehan ini namanya" Letisha menutupi dadanya dengan kedua tangan yang disilangkan. Ia segera bangkit di tengah suaminya yang tertawa.
"Sayang,, mau mimi cucu lagi? "
Letisha tidak menanggapi. Perempuan ini bangkit dengan tubuh polos tanpa ditutupi apapun. Dada yang menggantung bebas, serta bokong yang memantul. Oh, sungguh membuat teddy ingin sekali meremas sambil menyodoknya dari belakang.
Manik sayu teddy terus memperhatikan apa yang istri nya lakukan, sambil menelan kasar ludah nya
"Kamu mau ngapain sayang? "
"Bikinin kamu teh. Aku selalu bawa teh herbal sachet di tas. Kamu itu kecapean sayang, capek kerja, di tambah semalam kamu nggak mau berhenti. Kita pulang hari ini aja ya" Letisha terus berbicara sambil menyeduh teh untuk suaminya
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
