Buah kersen

883 53 9
                                        

Saat ini pasangan suami istri ini sudah kembali ke kediamannya sendiri. Setelah keadaan Letisha membaik, perempuan ini meminta kepada teddy untuk membawanya kembali ke rumah mereka. Entah mengapa setelah menikah, Letisha justru merasa nyaman di rumahnya sendiri bersama sang suami.

"Nanti kamu bakal pulang cepat kan mas? " Tanya Letisha sambil menyiapkan pakaian kerja suaminya yaitu kemeja putih.

"Semoga ya sayang, kenapa? "

Letisha menggeleng "nggak kenapa kenapa sih, cuma aku tuh pengennya deket sama kamu terus" Ucapnya dengan manja dan memeluk suaminya dari belakang.

Teddy berbalik dan memeluk Letisha "manja banget sih mommy nya si bayi" Teddy mengusap ngusap punggung istri nya
"Ya sudah nanti mas usaha kan pulang cepet ya"

Letisha mengangguk dalam dekapan suaminya.

"Mas,, kamu tau buah kersen nggak? "

Teddy mengernyit kam dahinya
"Kersen? Yang bulat kecil warna merah?

Letisha tersenyum senang dan mengangguk antusias

" Kenapa? "

"Tiba-tiba banget aku pengen makan buah itu mas, kayaknya enak makan yang manis manis"

Teddy terdiam dengan pikiran yang bercabang, saat ini ia harus segera pergi dinas, karena akan ada agenda rapat terbatas hari ini

"Mas? Kok diem? "

Teddy tersenyum tipis "ya udah, mas bilang ke satria yang buat cariin"

Letisha menunjukkan wajah sebalnya "satria lagi... Satria lagi, suamiku itu kamu atau satria sih? "

Bahu pria tampan ini merosot seketika bahkan laki-laki ini hingga membuang nafasnya pasrah

"Apa harus sekarang sayang? Hari ini mas ada agenda rapat terbatas? "

"Aku tahan kok mas, nggak buru buru, nanti sore juga nggak apa apa"

Teddy mendesah lega "yasudah mas kerja dulu ya" Ucap teddy mencium kening istrinya

"Bye mas suami"

Setelah mengantarkan kepergian sang suami untuk berdinas pagi itu, perempuan ini kembali ke kamarnya. Setelah papa akbar dan teddy meminta Letisha untuk tidak bekerja sementara waktu, kegiatan perempuan ini hanyalah rebahan di kamarnya. Terkadang dirinya juga merasa bosan dan ingin kembali ke Kantor nya, tapi apalah daya, jika sang suami melarang nya. Meskipun begitu, tapi uang di rekening Letisha tak pernah berkurang meskipun ia gunakan untuk membeli apapun. Karena selain mendapatkan nafkah dari suaminya, perempuan ini masih mendapatkan hak nya dari perusahaan mahesa group.

Tapi, meskipun sang istri mempunyai pendapatan sendiri dari keuntungan saham yang dimiliki, teddy tak pernah sedikit pun melupakan tanggung jawab nya. Ia justru melarang istri nya menggunakan uangnya untuk keperluan sehari-hari karena semua keperluan dan kebutuhan istri nya termasuk jajan atau perawatan dirinya yang bertanggung jawab.

Tok tok tok

"Masuk" Teriak Letisha dari dalam

Ceklek

"Ada apa bi? "

"Itu non, di bawah ada pak akbar dan bu Della"

"Papa sama mama, tumben nggak ngabarin dulu" Gumamnya

"Ya udah bibi buatin minum ya, aku turun dulu"

"Baik bu"

Letisha segera merapikan kembali rambutnya dan keluar untuk menemui kedua orang tuanya.

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang