Papa akbar dan mama Della terus mengetuk pintu kamar Letisha yang di kunci dari dalam semenjak semalam.
Mereka baru tau dari bi Sari jika semalam Letisha pulang ke rumah. Mereka sangat khawatir dengan keadaan Letisha. Apalagi setelah mendengar cerita dari bi sari jika Letisha pulang dengan di antar Alana dengan mata sembab dan penampilan yang cukup kacau.
Sudah sekitar satu jam mereka berdiri di sana, tapi tidak ada jawaban dari putri bungsunya itu.
Tok tok tok
"Tisha buka pintu nya nak? " Ucap mama Della
Tok tok tok
"Tisha...ini papa,,buka pintunya sayang" Papa akbar ikut mengetuk
Tok tok tok
"Pah,, bagaimana ini? Sudah satu jam kita mengetuk pintu, tapi nggak ada jawaban. Mama takut terjadi apa apa dengan Letisha" Ucap mama Della yang membuat papa akbar terdiam. Ia juga merasa khawatir terjadi sesuatu pada putri kesayangan nya.
"Apa kita dobrak aja pah" Mama della memberi ide
Tak berselang lama, Raidan baru saja pulang setelah semalam ia harus menjalankan piketnya. Dan kebetulan sekali alana juga baru saja datang. Alana ingin mengetahui bagaimana keadaan sahabatnya.
"Pah.. Mah,, ada apa ini? " Tanya Raidan yang merasa heran karena melihat kedua orang tuanya berdiri di depan kamar adiknya
"Abang, untung kamu pulang, ini si adek kunci pintu dari dalem, udah satu jam kita ketuk pintunya, tapi nggak dibuka, mama takut terjadi sesuatu sama Letisha" Ucap mama Della
"Lhoh, si adek pulang semalam? " Tanya Raidan
"Iya, mama sama papa juga baru tau dari bi sari kalau semalam si adek pulang, di antar Alana" Mama Della menoleh ke arah Alana yang berdiri disana "memangnya apa yang terjadi Al? Oh iya, dimana teddy? Kenapa kamu yang antar? " Tanya mama Della
Terlihat sekali raut wajah khawatir di wajah mama Della dan papa akbar.
Alana tak berani menjawab. Ia hanya menunduk. Ia memilih diam dan tidak menceritakan kejadian semalam pada orang tua Letisha. Raidan yang melihat diamnya Alana bisa menebak, pasti sesuatu telah terjadi.
Mereka semua mengetuk kembali pintu kamar Letisha, tapi tetap tidak ada jawaban.
Tok tok tok
"Dek,,, buka pintu nya, abang mau bicara? " Ucap Raidan, tapi nihil, pintu tak kunjung dibuka. Karena terus tidak ada jawaban akhirnya papa akbar dan raidan memutuskan untuk mendobrak pintu kamar putrinya, sementara mama Della dan Alana memundurkan badannya sedikit ke belakang.
"Satu.. Dua.. Tiga"
Brakkk
"Dek.... "
Pintu kamar terbuka, tapi mereka tidak menemukan keberadaan Letisha disana. Tapi mereka mendengar gemericik air di kamar mandi hingga airnya menggenang sedikit ke luar kamar.
Tok tok tok
"Dek.... " Raidan mencoba membuka pintu tapi terkunci juga dari dalam. Karena merasa khawatir, laki-laki ini mendobrak pintu kamar mandi ini sendirian dan berhasil.
Pintu terbuka, ia dan yang lain melihat Letisha pingsan di bawah guyuran shower. Sontak mereka pun panik apalagi ada darah mengalir dari pergelangan tangan Letisha dan juga cutter di tangannya.
"Astaga, adek! "
"Letisha"
"Sayang"
Raidan, mama Della dan papa akbar sangat terkejut melihat keadaan putrinya. Darah terus mengalir dari pergelangan tangannya sedangkan Letisha sudah tak sadarkan diri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
