Teddy merasa gamang saat ini. Rasanya gairah yang sudah ada di ubun ubun itu perlahan hilang karena melihat sang istri merintih kesakitan. Teddy merasa kasihan melihat Letisha seperti ini.
"Sayang, mau ditunda lagi kah? "
Letisha menatap lekat wajah tampan suaminya yang terlihat frustasi. Ia mengulurkan tangan dan mengusap rahang tegasnya.
"Kalau ditunda,, kamu emang nggak apa apa mas? "
Teddy tersenyum miring "Paling kepala mas meledak, karena rasa pusing yang hebat, bayangin aja, udah dua minggu mas nunggu trus udah on fire kaya gini, tapi ditunda"
"Mas serius" Letisha nampak tidak percaya dengan ucapan teddy
"Iya,, mas serius sayang" Wajah teddy terlihat tenang sekali, tapi di bawah sana jari jarinya mulai meraba dan bermain main dengan titik sensitif istri nya.
Letisha tersenyum kemudian menggeliat perlahan "engghh,, nakal kamu mas"
"Gimana sayang? Kamu mau tunda atau lanjut? " Tanya teddy yang jarinya makin bergerak lincah mengusap klitoris istri nya.
"Ahh mas" Letisha ingin sekali menjawab, tapi justru desahan keenakan yang keluar dari bibirnya.
"Hmm? Apa sayang? Enak? Bagaimana? Mau lanjut atau ditunda? Ini kamu udah banjir bandang sayang" Ucap teddy
Letisha mengangguk "lanjutin mas, pelan pelan aja" Ucapnya yang sudah tidak tahan karena terus diserang dengan kenikmatan di bawah sana.
"As your Wish baby, kamu tahan ya, sakit nya cuma bentar kok, setelah itu enak banget"
Letisha mengangguk. Setelah melumat bibir istri nya dan menjilati dada istri nya, ciuman teddy kembali turun dan menjilati inti kewanitaan istri nya.
Dengan lidah yang berputar putar pada klitoris, teddy segera memasukkan jari tengah nya perlahan.
"Akhhhh" Pekik Letisha sambil menjambak rambut suaminya. Mendengar istri nya memekik laki-laki ini segera menghisap klitoris istri nya dan memiliki nipple Letisha dengan tangan kirinya untuk mengalihkan rasa sakit yang dirasakan istri nya.
Teddy mencoba menggerakkan jari nya keluar masuk perlahan. Sayup sayup ia mendengar Letisha yang merintih perlahan.
"Gila,, sempit banget" Batin teddy
"Ahh mas,, mmhhh " Letisha mulai mendesah ketika rasa sakit itu perlahan hilang.
Teddy masih menjilati area sensitif itu, ia kemudian menambah jari telunjuknya masuk ke dalam.
"Akhhh" Letisha masih meringis, meskipun tidak sesakit tadi.
Teddy mencoba menggerakkan jari nya perlahan dan mencari titik pusat kenikmatan istri nya di dalam sana dan ketemu.
"Ahhh...ini enak sayang! Yaa,,,begitu mmhhh" Letisha meracau keenakan ketika titik pusatnya di temukan oleh teddy, rasanya benar benar nikmat, apalagi teddy masih aktif menyesapi klitoris nya.
Perempuan ini mulai menggerakkan bokongnya menyesuaikan dengan gerakan bibir suaminya. Apalagi teddy mulai menggerakkan jarinya yang membuat Letisha semakin keenakan.
"Ohh sayang,, aku nggak kuat"
"Enak sayang? "
Letisha mengangguk "mmmhhh,,, yahhh hisap mas,, enakk" Letisha semakin meracau. "Ahh yahh,, yang itu enak mass"
"Yang mana sayang? Yang ini?" Teddy menyentuh titik kenikmatan istri nya di dalam sana dan bibirnya menyesap klitorisnya. Seketika Letisha menjerit keenakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Fiksi RemajaByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
