Keadaan Letisha jauh lebih baik, dan sore ini perempuan cantik ini sudah diperbolehkan pulang.
Papa akbar dan juga mama Della baru saja kembali dari ruang administrasi dan sedang menuju ke kamar rawat Letisha. Papa akbar terlihat sibuk menghubungi seseorang yang membuat mama Della menoleh.
"Papa sibuk banget? Nelpon siapa? "
Papa akbar menoleh sekilas ke arah mama Della
"Nelpon pak fahri"
"Pak fahri? " Dahi mama Della berkerut sedangkan papa akbar menanggapi dengan anggukan
"Pak fahri yang pengacara itu? " Tanya mama Della
"Iya"
"Untuk apa pa? "
"Untuk membantu mempermudah proses cerai Letisha, mama tau sendiri kan, proses cerai istri tentara itu nggak mudah, dan bahkan butuh waktu yang lumayan lama, jadi... "
"Pah! " Sahut mama Della yang membuat papa akbar menoleh. Mereka kemudian menghentikan langkah nya.
"Kenapa lagi ma? Mama masih berharap mereka bersama lagi setelah apa yang laki-laki itu perbuat? Mama mau Letisha kembali terluka, diselingkuhi sama laki-laki itu?! "
"Nggak pah, bukannya gitu, mama juga nggak rela mereka bersama, tapi tunggu lah pa, biarkan Letisha tenang dan pulih dulu, dia baru saja sembuh, jangan di tambah dengan beban dulu. Papa nggak ingat apa kata dokter, biarkan dia yang memutuskan, apapun itu"
Papa akbar mendesah pelan menatap istri nya. Apa yang dikatakan oleh mama Della memang benar, Letisha harus tenang terlebih dahulu. Laki-laki ini pun mengangguk kemudian kembali berjalan menuju ruang rawat Letisha.
Di dalam ruangan rawat itu, Letisha sedang di temani oleh raidan dan juga Sabrina. Mereka terlihat menghibur Letisha yang semenjak sadar sangat jarang sekali tersenyum seperti dulu.
"Abang,, kalau adek balik ke London lagi gimana?" Tanya Letisha tiba-tiba
Raidan tersenyum tipis kemudian mengusap rambut sang adik
"Ngapain balik ke sana? Hmm? Mau lahiran disana? "
Letisha mengangguk
"Nanti ya, jangan di bahas sekarang. Kamu baru aja pulih, jangan terlalu memikirkan sesuatu yang berat dulu"
Letisha mengangguk paham
Ceklek
Mama Della dan papa akbar memasuki ruangan rawat putrinya dengan tersenyum.
"Sayang, semua sudah siap? Kita bisa pulang? "
Letisha mengangguk "Pah" Panggil Letisha
"Iya sayang" Jawab papa akbar
"Adek pulang ke rumah ke rumah papa ya"
Papa akbar mengangguk dan tersenyum
"Pasti sayang, mulai hari ini kamu akan tinggal bersama papa lagi" Jawab papa akbar
Keluarga mereka pun meninggalkan kamar rawat itu. Letisha duduk di kursi roda dengan raidan yang mendorong nya.
"Eh,, ibu Letisha ya" Panggil seorang ibu yang membuat Letisha menoleh dan raidan menghentikan langkah nya, karena ibu ibu itu terlihat menhampiri mereka.
Letisha tersenyum simpul, sementara pak akbar terlihat bingung dengan siapa perempuan yang mendekati puterinya.
"Ibu Letisha ya, istri nya pak Teddy? "
Letisha tersenyum tipis
"Saya cuma mau bilang terimakasih ke ibu, karena pak teddy sudah menolong anak saya kemarin, saya tidak tau jika tidak ada pak teddy, gimana nasib anak saya"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
