Riuh tepuk tangan penonton memenuhi area ballroom hotel ketika teddy selesai menyanyikan sebuah lagu untuk Letisha. Laki-laki ini kemudian memeluk erat istrinya sementara bibirnya tak hentinya membisikkan kalimat kalimat yang membuat Letisha berbunga bunga.
Letisha sangat bahagia, ia memeluk erat teddy yang kini sudah sah menjadi suaminya.
Sementara di luar Callista baru saja sampai. Matanya langsung tertuju pada karangan bunga yang berisi ucapan selamat atas pernikahan teddy dan Letisha yang berjejer di depan hotel.
Dengan penuh emosi Callista segera masuk ke dalam untuk menuju ke ballroom tempat berlangsung nya acara. Tapi tak semudah itu, tamu tanpa undangan tidak bisa masuk begitu saja ke acara ini, sedangkan Callista memang tidak di undang oleh teddy.
"Tapi saya ingin masuk!" Ucap Callista yang ngotot kepada petugas penerima tamu.
"Maaf Bu tapi tamu tanpa undangan dilarang masuk"
"Sialan! " Umpat Callista dalam hati.
Perempuan ini mencari akal supaya ia bisa masuk dan mengacaukan pernikahan teddy. Kebetulan sekali saat itu ada seorang tamu yang datang. Disaat penerima tamu sibuk dengan beberapa tamu yang datang, perempuan ini berlari masuk ke dalam ballroom.
Sementara di dalam, para tamu undangan sedang bertepuk dan meminta teddy untuk mencium sang istri. Teddy terlihat bersemangat berbeda dengan Letisha yang masih malu malu.
"Cium cium cium"
Letisha menggeleng kan kepala dan tersenyum malu, dengan gerakan cepat laki-laki ini menarik dagu Letisha dan mengecup bibirnya. Tamu yang hadir pun riuh seketika.
"Kamu nggak bisa nikahin dia teddy! " Teriak Callista yang berdiri di pintu
Semua tamu pun menoleh ke asal suara,termasuk teddy dan juga Letisha.
"Callista! Ngapain dia kesini?! " Gumam teddy
"Mas? Kamu undang dia? "
Teddy menoleh dan menggelengkan kepala
"Nggak sayang, mas nggak undang dia"
Callista semakin mendekat dan berhenti tepat di depan pengantin baru yang masih berpelukan itu. Teddy menatap Callista dengan penuh amarah, sama hal nya dengan Callista yang menatap ke arah Letisha dengan tatapan yang menyalang, seolah tak terima posisi dimana seharusnya dia berdiri disana digantikan oleh Letisha.
"Pelakor murahan kamu!" Callista mengangkat tangan hendak menampar Letisha tapi dengan cepat teddy menahan tangan Callista dan mencengkeram tangannya.
"Jangan pernah sentuh istri saya, dengan tangan kotormu! Karena dia lebih berharga dari kamu! " Ucap teddy penuh penekanan.
Callista menghempas tangan teddy hingga cengkeraman tangan itu terlepas.
"Kalau kedatangan mu kesini hanya untuk membuat keributan, lebih baik kamu keluar! "Ucap teddy dengan penuh rasa amarah
"Kamu ngusir aku teddy? "
"IYA! " Jawab teddy
Callista tersenyum sinis
"Aku mau pergi, asal kamu dan istri kamu harus tau sesuatu" Callista mengambil sesuatu dari dalam tas nya
"Aku hamil, dan anak yang ada di kandungan ku ini anak kamu" Ucap Callista memberikan alat testpack dan juga surat dari dokter kandungan.
Seketika teddy dibuat kaget dengan pengakuan Callista. Tak hanya teddy, Letisha pun sangat terkejut, ia tidak menyangka akan mendapatkan kejutan seperti ini di hari bahagianya.
Teddy menarik kasar amplop berwarna putih itu dari tangan Callista, ia membacanya dan benar sekali, disana tertera jelas jika Callista Athaya sedang mengandung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Fiksi RemajaByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
