Kembali Pulang

888 58 5
                                        

Keadaan Letisha sudah mulai membaik dan kini perempuan cantik ini sudah di perbolehkan pulang, tentunya dirinya harus banyak banyak istirahat selama di rumah. Dan yang pasti si suami juga harus berpuasa untuk beberapa hari kedepan.

Atas permintaan papa akbar dan mama Della yang tak tega melihat keadaan Putri nya yang masih lemas, mereka pun meminta teddy untuk membawa Letisha ke kediaman mereka. Awalnya Letisha menolak karena dirinya bisa menjaga dirinya, tapi karena desakan dari mama Della, perempuan ini pun akhirnya menurut.

Hoek hoek hoek

Pagi ini di kamar milik Letisha, teddy terus saja keluar masuk kamar mandi, ntah kenapa sejak tadi pagi perutnya terasa mual.

Letisha yang keadaannya masih lemas hanya bisa duduk di pinggir kasur. Wajahnya terlihat meringis karena tak tega melihat suaminya yang terus menerus muntah.

"Mas,,, sayang" Panggil Letisha "sini aku pijitin" Ucapnya menyuruh suaminya untuk duduk di sebelahnya.

"Tidak usah sayang" Tolak teddy, tapi laki-laki ini tetap mendekati nya

"Sayang.. "Panggil teddy yang merasa lemas " Gimana keadaan kamu? " Tanya teddy

"Aku baik baik saja mas, kamu nggak usah khawatir" Jawab Letisha mencoba meyakinkan pada suaminya
"Mas,, apa kamu baik baik saja? "Tanya Letisha yang justru khawatir dengan keadaan suaminya

Letisha juga mengingat pesan dokter yang telah melarang suami mesumnya untuk tidak menyentuh nya selama beberapa hari kedepan, dan Letisha yakin pasti itu akan sangat menyiksa suaminya.

" Mas baik baik saja sayang" Jawab teddy yang tubuhnya terasa lemas dan wajahnya pucat.

"Nggak apa apa gimana sih sayang, kamu sampe pucat gini, hari ini kamu nggak ada kegiatan kan?" Tanya Letisha

"Nggak, tapi rencana nya mas mau ke.... " Belum sempat teddy bicara laki-laki ini sudah berlari menuju ke kamar mandi

Hoek hoek hoek

Melihat suaminya yang terus menerus muntah membuat Letisha tak tega, perempuan ini pun bangun dan menuju ke kamar mandi mengikuti suaminya. Disana Letisha memijat tengkuk suaminya.

"Kamu masuk angin atau salah makan sih mas? "

Nafas teddy hingga tersengal sengal setelah memuntahkan cairan bening

"Nggak tau sayang, rasanya mas mual banget ini"

"Mau di panggilin kak Debby? "

Teddy menggeleng "nggak usah"

"Ya udah, aku buatin teh manis hangat ya buat kamu"

Letisha yang hendak keluar kamar segera di cegah oleh teddy, karena ia tau istri nya tidak boleh kecapean.

"Nanti, minta sama bi sari aja, sekarang kita turun sarapan aja yuk" Ajak teddy pada istri nya

Letisha segera berdiri dan tanpa aba aba teddy segera menggendong tubuh istri nya

"Mas,, nggak usah aku bisa jalan sendiri"

"Mas nggak apa apa sayang, mas masih kuat kok, lagian kamu nggak boleh kecapean"

Letisha pun hanya bisa mengangguk dan mengalungkan lengannya di leher suaminya. Mereka berjalan keluar kamar dan menuju ke meja makan, dimana keluarga Letisha sudah menunggu disana.

"Pagi ma..pagi pa" Sapa Letisha

"Pagi sayang" Sapa balik papa dan mama

"pagi abang,, lhoh ada kak Sabrina juga" Ucap Letisha melihat Sabrina yang pagi pagi sudah ada disana

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang