Terbongkar

1K 55 7
                                        

Malam ini semua keluarga mahesa bermalam di kamar rawat Letisha. Mama dan papa tidur di sebuah ruangan untuk penunggu pasien yang ada diruangan itu. Sementara Raidan tidur di sofa bed yang ada disana. Sedangkan teddy, laki-laki ini tak ingin beranjak sebentar saja dari sisi Letisha. Ia terus menggenggam tangan Letisha. Lantunan ayat ayat suci ia ucapkan sebagai bentuk doa supaya Letisha cepat diberi kesadaran.

"Cepat sadar ya sayang, mas kangen banget sama kamu" Ucap teddy
..

Hari sudah tengah malam, setelah mengantarkan bapak ke kediamannya,tanpa kenal lelah Ricky segera menuju ke sebuah hotel tempat berlangsung nya acara, sesuai dengan permintaan teddy, Ricky langsung menemui pihak hotel untuk meminta rekaman CCTV kolam renang malam itu. Tapi ternyata tidak semudah yang di bayangkan karena pihak hotel merasa keberatan memberikan rekaman CCTV-nya.

"Pak,, saya hanya ingin tau, apa yang sebenarnya terjadi, itu saja! " Ucap Ricky

"Sekali lagi kami mohon maaf Pak, ini sudah prosedur dari hotel bahwa kami tidak bisa memberikan rekaman CCTV ke sembarang orang!" Ucap manager hotel dengan senyuman

Ricky menyugar rambutnya ke belakang dan membuang nafas kasar.

Manager hotel tersebut tersenyum menyeringai ke arah Ricky yang terlihat bingung. Ia tetap keukeuh tidak akan memberikan bukti CCTV tersebut.

"Berdasarkan rekaman CCTV yang saya lihat tadi, tidak ada unsur kesengajaan pak, semuanya terjadi karena murni, staf dari bapak terpeleset setelah menerima telepon dan tidak ada orang lain disana" Ucap manager tersebut

"Gw harus bisa ngeyakinin aspri ini, gw harus keukeuh tidak memberikan rekaman itu atas permintaan Callista" Batin manager hotel tersebut

Flashback ketika Callista datang menemui manager hotel

Setelah berpamitan kepada jessica, Callista segera mencari dimana manager hotel tersebut. Ternyata alasan nya untuk pulang duluan karena sudah di jemput oleh valdi hanyalah alibinya. Karena ia ingin segera menemui manager hotel untuk memintanya melenyapkan bukti CCTV kolam renang malam itu.

Tok tok tok
Dengan bantuan staf hotel, Callista kini berada di depan ruangan manager hotel.

"Masuk" Ucap manager hotel

Ceklek

Staf tersebut membuka pintu
"Maaf Pak, ada yang ingin bertemu dengan bapak"

"Siapa? " Tanya andika, manager hotel tersebut

"Bu Callista" Jawab staf tersebut

Laki-laki paruh baya ini mengerutkan dahinya karena merasa tidak mengenal dan tidak membuat janji dengan perempuan yang bersama Callista.

"Suruh dia masuk" Ucap andika setelah berpikir

Staf tersebut mengangguk

"Baik Pak" Jawab staf tersebut kemudian mempersilakan Callista masuk ke ruangan manager yang luas itu setelah itu kembali ke pekerjaannya.

"Permisi" Ucap Callista

Andika mengernyitkan dahi nya karena tidak mengenal Callista.

Laki-laki ini menganggukkan kepala
"Silahkan. Ada yang bisa saya bantu nona? " Tanya Andika

Callista menganggukkan kepala
"Langsung saja pak, saya perlu bantuan anda untuk menghapus rekaman CCTV kolam renang malam ini" Pinta Callista to the point kepada manager tersebut.

Andika mengernyitkan dahi nya

"Maaf, tapi saya tidak bisa menuruti permintaan anda nona, karena korban tenggelam adalan staf dari kantor kementrian, dan pasti nanti ada pihak dari salah satu kantor yang akan meminta bukti tersebut untuk penyelidikan"

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang