Keadaan Letisha sudah mulai membaik dan hari ini ia sudah diijinkan pulang. Teddy dengan perasaan bahagia mendorong kursi roda istri nya menuju ke mobil yang sudah disiapkan oleh satria. Sedangkan si baby boy terlihat tidur dengan nyaman dalam gendongan Letisha.
"Selamat ibu Letisha ,pak teddy, untuk kelahiran putra pertama kalian, semoga putra bapak dan ibu menjadi anak yang berbakti pada orang tua, bangsa dan negara" Ucap Satria begitu melihat Letisha menggendong bayi nya
Teddy dan Letisha tersenyum ke arah satria
"Amin,,, terimakasih satria"
"Dan satu lagi, saya juga ingin mengucapkan selamat untuk bapak, atas kenaikan pangkat nya, semoga bapak selalu amanah dalam mengemban tugas"
"Terimakasih satria" Jawab teddy menepuk bahu satria "ya sudah, kita pulang sekarang ya? "
Satria mengangguk kemudian membuka pintu untuk Letisha.
Dengan hati hati teddy membantu sang istri untuk masuk ke dalam mobil. Ia memastikan posisi istrinya nyaman didalam. Setelah itu barulah ia masuk ke dalam mobil.
Kedua keluarga mereka sengaja tidak menjemput dirumah sakit karena mereka sudah menyiapkan kejutan kecil untuk menyambut kepulangan Letisha dan si bayi di rumah.
Di dalam perjalanan pulang, baby el masih nyaman tidur dalam gendongan mommy nya. Berkali-kali teddy mencium pipi nya yang chubby, tapi bayi ini tetap nyaman dalam tidurnya dan hanya sesekali menggeliat.
"Bobok mulu sayang? Bangun dong? Katanya mau main sama daddy" Ucap teddy sambil menciumi bayi itu.
Ehe ehe ehe
"Sssttt,,, ssttt,,, " Letisha menepuk nepuk bokong baby el sambil menggoyang kan tangannya karena si bayi ini mulai risih karena daddy nya terus mengganggu tidur nya.
"Mas,, udah,, kasihan tau" Ucap Letisha "biarin dia bobok dulu, kalau dia nangis heboh, aku nggak begitu bisa diemin soalnya, yang ada nanti aku juga ikutan nangis"
"Dasar bocil sok sok an punya bayi" Ledek teddy
"Mas" Letisha melotot ke arah suaminya
Teddy terkekeh "iya maaf sayang,," Jawab teddy kembali mencium pipi baby El yang mulai anteng ini.
"Gemes banget sayang. Lihat deh, nyaman banget bobok nya"
Letisha tersenyum menatap bayi nya "iya ya mas,,ganteng banget dia. Liat deh hidungnya mancung, bibirnya,,,,,umm,,,sempurna banget" Ucap Letisha "masih nggak nyangka ya mas, sekarang kita udah jadi orang tua"
Teddy mengangguk "iya sayang. Kalau inget perjuangan mas untuk dapetin kamu dulu, rasanya masih nggak percaya, kalau sekarang kita udah punya El di tengah-tengah kita"
"Kehadiran El merupakan hadiah terindah untuk mas, dia adalah penyejuk mas, dikala situasi panas diluar sana yang kontra dengan kenaikan pangkat mas"
Letisha tersenyum dan menggenggam tangan suaminya "apapun yang terjadi, aku juga akan selalu mendukung kamu mas"
"Makasih sayang"
Letisha menyandarkan kepalanya di bahu suaminya, lalu sebelah tangan teddy merangkul Letisha dan ia bawa dalam dekapannya sambil mengecupi pelipis istri nya dengan penuh rasa sayang.
Satria yang mengemudi tak bisa menyembunyikan rasa bahagia nya melihat pasangan suami istri ini. Ia tau betul bagaimana dulu teddy berjuang untuk mendapatkan restu, dan terakhir hampir saja mereka bercerai karena orang ketiga. Untuk saja Letisha dan keluarga mau berbesar hati untuk memaafkan kesalahan teddy.
Mereka kini mulai memasuki komplek perumahan teddy. Ketika mobil yang mereka tumpangi sudah berbelok ke arah blok rumah teddy, beberapa karangan bunga terlihat berjejer di sekitar rumah laki-laki itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
JugendliteraturByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
