Hari ini teddy sudah harus kembali dinas seperti biasa. Meskipun hatinya sedikit berat untuk meninggalkan Letisha dan El Shaga. Apalagi Letisha yang setelah melahirkan justru semakin menempel padanya.
Letisha memeluk teddy lebih lama sebelum suaminya berangkat ke kantor nya "mas, apa nggak bisa ijin lagi, paling nggak, setelah Aqiqah nya El? "
Teddy tersenyum "nggak bisa,, maaf ya sayang, apalagi hari ini ada agenda rapat, mas nggak bisa ninggalin begitu aja. Sebentar lagi, mama Della kesini kok, kemarin kan mama udah bilang mau kesini? " Teddy balas memeluk Letisha dan mengusap rambut nya
"Kenapa ya, rasanya sedih gini? Rasanya aku sendirian gitu" Letisha melerai pelukannya dan menatap sendu teddy
Teddy tersenyum "mana ada kamu sendirian, ada si baby El tuh, trus juga ada bi yuyun juga"
Letisha menghirup nafas dalam dalam, ia berpikir apa yang dikatakan suaminya memang benar. Sekarang sudah ada El Shaga untuk teman nya mengusir sepi.
"Ya udah nggak apa apa, mas dinas aja yang tenang"
Teddy tersenyum kemudian mengecup puncak kepala istri nya lalu beralih ke box bayi untuk mencium si bayi yang masih tidur.
"Daddy berangkat dulu sayang, baik baik dirumah sama mommy ya" Ucapnya sedangkan si bayi hanya menggeliat kecil lalu kembali tidur.
"Mas pergi dulu sayang" Teddy mengecupi wajah istri nya sebelum benar-benar berangkat.
Mereka kemudian berjalan bersama keluar rumah. Tak lama kemudian teddy mulai masuk ke dalam mobil SUV hitamnya bersama Denis dan para pengawalnya. Setelah memastikan mobil suaminya menjauh, Letisha kembali masuk ke dalam dan menuju ke kamar.
Ternyata si bayi tampan ini sudah terbangun. El tidak menangis dan tidak mencari susu. El hanya diam dan berkedip sesekali. Letisha tersenyum gemas kemudian menggendong bayinya
"Anak ganteng mommy udah bangun? Maaf ya ditinggal sebentar. Tadi mommy nganter daddy dulu ke depan. Karena daddy udah balik dinas lagi, kamu jadi anak yang baik dan anteng ya? Mana oma belum dateng dan bi yuyun masih kepasar lagi" Letisha tiba-tiba merasa cemas karena ia hanya berdua saja dengan El.
Ehe ehe
Baby El mulai merengek pelan
"Aduh kenapa nangis El? Mau cucu ya? " Letisha malah terlihat panik sendiri. Lalu ia berjalan pekan menuju ke sofa menyusui yang ada di kamar nya.
Tangis El mulai terdengar kencang sedangkan Letisha nampak sedih juga. Ia ragu untuk memberikan ASI nya padanya El, karena nipplenya yang terluka dan rasanya sungguh menyakitkan.
Letisha membuka kancing bajunya kemudian mengeluarkan payudaranya perlahan "ini masih perih banget El" Letisha meringis pelan"pelan pelan ya, kek papi kalau lagi nyusu gitu, okay" Ucap Letisha
El sudah menangis heboh dan kepalanya miring ke kiri dan kanan mencari nipple nya.
Hap
"Akhh" Letisha memejam dengan tubuh yang menegang. Jari jari kakinya menekuk sempurna di bawah sana sebagai respon dari rasa sakit yang ia rasakan.
"Aduh,, pelan pelan El sakit ini" Letisha menggigit bibir bawahnya dengan air mata yang sudah menetes
Namun si bayik ini tetap terlihat anteng dan semangat menyusu pada Letisha yang tengah berlinang air mata. Ternyata El tak cukup menyusu di satu payudara. Ia kembali menangis lagi dan meminta tambahan susu.
"Belum kenyang ya El, sakit banget ini sayang"
Oek oek oek
"Kamu mau lagi? Tapi kan sebelah kanan jatahnya daddy atuh sayang" Ucap Letisha yang merasa kesakitan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Novela JuvenilByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
