Letisha menghembuskan nafas lega setelah teddy keluar dari kamar pengantin tersebut.
"Gilaaa... Bisa bisa nya gw takut sama suami sendiri. Apa setiap cewek yang akan melam pertama merasakan takut seperti ini? " Letisha nampak gelisah membayangkan apa yang akan terjadi nanti.
"Padahal gw udah sering godain mas teddy, tapi kenapa pas udah sah gini, gw malah ketakutan" Gumamnya
Letisha teringat hari dimana mereka berada di rumah teddy,mereka berciuman dengan begitu hebatnya hingga teddy menyentuhnya sedikit lebih jauh, saat itu diri nya tidak gugup seperti sekarang karena semua terjadi diluar ekspetasi.
Berbeda dengan sekarang, mereka sudah terikat dalam hubungan suami istri, maka hal berhubungan intim pun wajib dilakukan di dalamnya.
"Apa gw pura pura sakit aja ya, biar malam ini gw nggak di apa apain mas teddy? " Letisha mempunyai ide
"Tapi gw dosa nggak ya? "
"Ah,, tapi gw beneran takut sakit"
Letisha sedang berpikir dan mencoba melawan rasa takut nya melewati malam pertama nya bersama teddy. Tapi ia tetap saja merasa takut.
"Ahh,, bodo amat"
Letisha segera naik ke atas tempat tidur, dan menutup tubuhnya dengan selimut tebal yang ada di hotel itu.
"Harus pura pura dulu supaya gw nggak dimakan malam ini" Ucap Letisha
Beberapa saat kemudian teddy menuju ke kamar dengan membawa beberapa kantong makanan yang ia pesan secara online. Sebenarnya mereka berdua sudah menikmati makan malam nya bersama keluarga nya tadi setelah resepsi. Namun malam ini adalah malam pertama mereka, teddy pikir Letisha akan mempunyai sifat seperti dirinya yang selalu lapar setelah melewati malam panasnya.
Laki-laki ini menyunggingkan senyuman membayangkan istri nya yang pasti sudah memakai pakaian dinas nya ketika ia datang. Ia membayangkan istri nya pasti akan malu malu kucing saat teddy menyentuh nya nanti. Membayangkan saja sudah membuat teddy gemas.
Ceklek
Teddy membuka pintu kamar
"Sayang.... "
Teddy justru merasa gemas melihat istri nya yang berbaring di atas tempat tidur dan menutup seluruh tubuh nya dengan selimut. Laki-laki ini segera meletakkan kantong makanan tersebut di meja.
"Sayang? Hei? Kamu kenapa? Kenapa kamu menutup tubuh kamu dengan selimut seperti ini? Kamu nggak kesulitan bernafas kah? "
Letisha tidak bereaksi apapun. Teddy segera naik ke atas tempat tidur dan memeluk istri nya dari belakang. Diperlakukan seperti ini membuat detak jantung Letisha semakin lebih cepat.
"Sayang, ayo buka selimut nya? " Ucap teddy
"M---mas" Letisha membuka pelan selimut nya dan berbalik ke arah suaminya.
"Kenapa sayang? "
"Aku.. Ini... Umm.. Kepalaku sedikit pusing,, iya sedikit pusing" Ucap Letisha beralasan
Teddy tersenyum tipis.
"Mungkin kamu kelelahan sayang. Atau karena siger yang tadi kamu pakai? "
"Mungkin juga mas" Jawab Letisha yang tak berani menatap teddy.
Teddy tersenyum tipis dan mencium kening istri nya. Ia tau Letisha ini hanya beralasan saja. Teddy pun memaklumi nya, mungkin istri nya belum siap untuk melayani dirinya sebagai seorang istri.
"Ya sudah sayang, kamu istirahat saja ya, tapi jangan seperti ini, yang ada kamu kesulitan bernafas karena menutup seluruh tubuh kami dengan selimut" Ucap teddy dengan sabar.
Letisha menatap suaminya. Ada perasaan bersalah dalam hatinya. Tapi mau bagaimana lagi, dia benar-benar takut dan belum siap.
"Sayangku, kalau kamu memang belum siap, mas nggak apa apa kok, malam pertama nggak harus dilewatkan dengan bercinta"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Novela JuvenilByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
