Teddy memantapkan langkah nya menuju ke kamar Callista.
Setelah menekan tombol password teddy segera masuk ke dalam apartemen tersebut. Pemandangan pertama yang ia lihat adalah Callista yang sedang duduk santai di depan televisi sambil menggenggam ponselnya.
Mengetahui pintunya dibuka, Callista segera menoleh ke arah teddy yang menatap nya dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Teddy.. " Panggil Callista
Teddy tiba-tiba duduk di sofa yang ada di seberang Callista. Laki-laki ini meletakkan ponselnya yang masih terhubung dengan panggilan video itu dengan posisi berdiri di saku kemeja nya. Dari layar yang di perkecil tersebut nampak Letisha yang tidak mengalihkan pandangannya. Ia nampak memperhatikan gerak gerik calon suaminya dan juga Callista.
"Apa maksud kamu?! " Tanya teddy dengan tatapan intimidasi
"Kamu ngomong apa sih teddy, aku nggak ngerti, baru datang kok tiba tiba bertanya seperti itu" Jawab Callista yang tidak mau melihat ke arah teddy
"Jangan pura pura bodoh Callista! Apa maksud kamu meneror Letisha dan mengirimkan foto foto masa lalu kita kepada dia! "
Callista terkejut dan bergerak tidak nyaman
"Nggak ngerti kamu ngomong apa! " Jawab Callista bangkit dan memunggungi teddy
"Jadi kamu benar benar bodoh! "
"Teddy! " Callista memekik ketika teddy berbicara kotor tentang dia. Perempuan ini menoleh dan menatap teddy dengan amarah.
"Apa! Nggak usah teriak, aku nggak tuli. Dengar call, karena Letisha melarang saya untuk bicara kasar dan menyentuh kamu, maka saya peringatkan kepada kamu untuk meminta maaf kepada Letisha sekarang juga! "
"Minta maaf? Untuk apa? Harusnya dia yang minta maaf karena sudah merebut kamu dari aku"
Teddy bangkit dan mengambil ponselnya. Bibirnya tersenyum tipis melihat Letisha yang masih disana dan memperhatikan dirinya. Laki-laki ini kemudian membuka galeri nya dan menunjukan kiriman tangkap layar dari pesan Callista yang berisi olokan.
"Saya punya bukti Callista, haruskah saya bawa bukti ini ke kantor polisi? Kamu tau, jika kamu bisa di jerat dengan pasal pencemaran nama baik karena sudah mengolok-olok, Letisha ayesha Putri dari akbar mahesa. Dan saya bisa pastikan, kali ini kamu akan mendekam di penjara karena saya sendiri yang akan membuat laporan! "
Callista terlihat marah dan takut. Ia hingga meremas jarinya sendiri.
"Kurang ajar kamu teddy! "Ucap Callista sambil mencengkeram lengan teddy
" JANGAN SENTUH! "
"Apa maksud kamu dengan semua ini, HAH?! Kamu mau merusak hubungan saya dengan Letisha dengan meneror dia dan mengirim foto foto menjijikkan itu kepada dia? " ucap teddy dengan amarah
"Dia harus tau, kelakuan calon suaminya di masa lalu!"jawab Callista
Teddy tersenyum tipis
"Kamu tidak perlu repot repot untuk memberi tau dia Callista, karena dia sudah tau semuanya, saya sudah menceritakan semua dan dia mau menerima segala masa lalu saya yang bodoh karena terpikat oleh perempuan murahan seperti kamu! "
"Jaga bicara kamu teddy! Jangan mentang mentang kamu berseragam, kamu bisa seenaknya menghina saya! "
Teddy tersenyum tipis
"Justru karena saya berseragam, saya harus meluruskan masalah ini Callista. Dengar Callista athaya, sampai kapanpun, saya akan tetap memilih Letisha sebagai calon istri saya karena dia lebih baik daripada kamu, meskipun saya pernah menyakiti dia, tapi hal itu justru membuat saya sadar jika yang saya butuhkan hanya Letisha, dan saya tidak peduli dengan perasaan perempuan lain termasuk kamu"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Fiksi RemajaByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
