Es krim mangga muda

1.1K 68 3
                                        

pagi hari teddy terbangun lebih dulu,laki laki ini workout tipit tipis terlebih dahulu kemudian ia mandi dan kini sudah bersiap untuk ke kantor. Hari ini ia berangkat lebih pagi karena akan ada tamu penting yang datang ke istana. Teddy sedang bersiap di depan cermin sedangkan sang istri masih asyik bergelung di bawah selimut tebal.

Teddy tersenyum tipis melihat Letisha yang masih tidur. Ia mendekati Letisha, bukannya m membangunkan nya tapi teddy justru membetulkan posisi selimut Letisha, supaya tidurnya nyenyak. Ia tau Letisha pasti lelah setelah acara kemarin, apalagi kemarin malam istri nya juga kurang tidur karena memikirkan masalah foto suaminya yang dibakar itu.

"Cantik banget kamu sayang" Batinnya memandang wajah sang istri

Letisha menggeliat di balik selimut tebalnya kemudian mengerjap perlahan saat merasakan kasurnya lebih luas. Perempuan ini kemudian membuka mata dan melihat suami tampannya yang sudah bersiap dengan kemejanya.

"Mas,,, kamu kok udah mau berangkat dinas? "

"Iya sayang, jawab teddy"

"Kok kamu nggak bangunin aku sih, aku kesiangan kan"

"Nggak apa apa sayang, mas tau kamu capek karena acara kemarin, dan lagi dari kemarin malam kamu kurang tidur, makanya mas sengaja nggak bangunin kamu" Jawab teddy yang masih merapikan rambutnya didepan cermin.

"Mas,,," Panggil Letisha dengan manja

"Iya sayang? " Teddy menoleh sekilas kemudian kembali menatap cermin dan melihat sang istri turun dari tempat tidur mendekati nya.

"Aku mau es krim" Rengek Letisha bergelayut manja di lengan sang suami yang sedang bersiap untuk berangkat ke kantor ini.

Teddy tersenyum tipis, kemudian mencium kening sangat istri, karena seperti nya Letisha perlahan sudah melupakan kejadian foto dibakar kemarin.

"Tiba tiba banget, bangun tidur mau es krim"

"Mau mas"

"Dirumah kan ada sayang? Itu dikulkas, kenapa harus beli? "

Letisha langsung mengerucut kan bibirnya, ia juga melepaskan tangannya dari lengan teddy. Ia melipat tangannya di depan dada, persis seperti anak kecil yang ngambek karena keinginannya tidak dituruti.

Teddy melihat sekilas wajah sang istri kemudian tersenyum tipis sambil menggelengkan kepala.

"Dasar bocil. Bisa bisanya gw bucin banget sama bocil random ini" Batinnya

Teddy melihat sikap Letisha ini sungguh unik. Kadang ia berpikir kenapa bisa jatuh cinta dan menikahi Letisha yang sikapnya sering sekali berubah ubah. Kadang-kadang suka marah, Kadang-kadang suka jahil dan tertawa, kadang-kadang manja dan kadang-kadang ngambek tanpa sebab yang membuat teddy bingung sendiri. Semua itu sudah dilihat teddy dalam diri Letisha begitu sempurna dan cukup menguji kesabaran teddy.

"Kok malah ngambek? " Teddy mendekati sang istri

"Pokonya aku maunya beli mas, anak kita maunya beli es krim, bukan nya makan yang ada di rumah" Letisha menggunakan anak dalam kandungan ya sebagai senjata, biasanya kalau sudah menyangkut anak, teddy pasti akan menurutinya

"Anak? "

"Iya,, anak kamu juga mas, sebagai daddy yang baik kamu juga harus menuruti mau nya dia aja, bukan hanya semangat nengokin, iya kan sayang"

"Belum apa apa daddy sudah kalah"

"Sayang, lihat papa kamu, dia nggak mau nurutin" Letisha mulai berakting

Teddy pun bingung, pasti Letisha tidak mau di belikan oleh satria. Teddy yakin Letisha hanya mau di belikan olehnya. Sedangkan pagi ini ia harus segera ke kantor karena hari ini ada kunjungan dari kepala negara singapura. Laki-laki ini menoleh ke arah jam tangannya

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang