Berkali-kali ponsel milik teddy ini berdering, tapi teddy hanya mengabaikan nya. Terhitung sudah lima kali Callista melakukan panggilan. Tapi laki laki ini tetap fokus ke jalan di depannya.
"Tck,, ini kenapa sih Callista" Gumam teddy
Karena rasa penasaran nya, laki-laki ini menepikan mobilnya dan mencoba mengangkat panggilan itu.
"Halo"
Callista tersenyum senang disana
"Teddy, akhirnya kamu angkat, kamu dimana? "
"Langsung saja, ada urusan apa kamu menghubungi saya" Jawab teddy dengan nada yang datar
"Teddy, aku baru aja pulang dari rumah sakit, aku baru saja dirawat disini, apa kamu bisa menjemput ku pulang sekarang? "
"Tck, call,, nggak bisa, aku harus segera pulang, kamu pesan taksi online aja"
"Aku mohon teddy, aku baru saja rawat inap, aku baru aja pendarahan, aku mohon, kali ini aja, tolong aku, demi bayiku, aku nggak ada siapa siapa lagi selain kamu dan bayi ini"
Teddy mendesah kasar dan mengacak kasar rambut nya "ya sudah tunggu di lobby"
"Makasih teddy"
Pip
Callista tersenyum senang dan mematikan ponselnya. Ia mengusap perutnya yang semakin membuncit.
"Tunggu papa jemput ya sayang, kamu pasti kangen banget ya sama papa teddy" Ucapnya kepada calon bayinya diperut "sama sayang, mama juga kangen banget sama papa teddy, semoga kita selalu sama sama ya"
Teddy kembali meletakkan ponselnya dan melajukan mobil nya. Tapi lagi lagi, ponselnya kembali berdering yang membuat laki-laki ini harus kembali menepikan mobil.
Tisha ❤ calling....
Teddy mendesah pelan kemudian menggeser tombol hijau di layar ponsel tersebut.
"Ya sayang"
"Mas,, kamu lagi dimana, aku pengen banget makan buah kersen nya"
"Iya sayang, tunggu ya, ini mas ada pekerjaan mendadak, tapi kamu nggak usah khawatir, kersen nya udah dapet kok"
"Buruan pulang ya mas"
"Iya sayang. Mama masih disana? "
"Iya, masih"
"Ya udah, kalau urusan mas udah selesai, mas langsung pulang ya"
"Iya"
Pip
Teddy mendesah kasar dan memandangi layar ponselnya yang mulai meredup itu.
"Maaf sayang, mas berbohong lagi, mas nggak ada maksud apa apa sama Callista, mas hanya ingin menolong, itu aja" Batin teddy
Laki-laki ini kembali menyimpan ponselnya dan segera menuju ke rumah sakit tempat Callista menunggu.
Tak butuh waktu lama, teddy sudah sampai di rumah sakit citra, tempat Callista dirawat, di rumah sakit ini juga dulu sang istri dirawat karena pendarahan. Teddy melihat Callista yang sedang menunggu di lobby. Laki-laki ini segera mengambil masker yang tersedia di lacinya kemudian turun untuk mendekati Callista.
"Call, ayo" Aja teddy
Callista mendongak ke arah teddy dan menyunggingkan senyuman
"Ted, kamu bisa gendong aku? Aku baru aja pendarahan, jadi aku nggak boleh banyak bergerak" Ucap Callista
"Call, jangan aneh aneh kamu"
"Maaf Pak, tapi istri anda benar, dia harus bedrest dan tidak boleh banyak bergerak karena bisa membahayakan kandungan nya" Ucap seorang perawat yang berdiri di belakang Callista
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Novela JuvenilByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
