Selama Letisha sakit, teddy merawatnya dengan penuh kasih sayang. Ia bahkan membuatkan bubur untuk istri nya yang sedang sakit. Teddy benar-benar merasa bersalah telah membuat istri nya sakit seperti ini.
"Sayang, sarapan dulu ya, mas udah buatin bubur buat kamu?" Teddy masuk ke kamar dengan membawa nampan berisi bubur dan juga susu
Letisha mencoba duduk. Untung lah rasa nyeri pada intinya sudah berkurang, pusing nya pun juga sudah berkurang di banding kemarin.
"Kamu ngapain repot buatin aku bubur sih mas? Kan ada bi yuyun? "
Teddy tersenyum tipis dan mendekat ke arah istri nya "mas pengen buatin bubur spesial untuk orang yang mas cinta"
Letisha tersenyum mendengar nya
"Ya sudah sekarang sarapan ya"
"Aku ke kamar mandi dulu ya mas"
"Mau mas bantu? "
"Aku bisa kok mas" Jawab Letisha. Perempuan ini kemudian turun dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya ke kamar mandi dengan wajah yang meringis menahan sakit di bawah. Teddy yang tidak tega pun segera mendekat dan memapah tubuh istri nya.
Setelah menyelesaikan ritualnya di kamar mandi, mereka berdua kini duduk di sofa menikmati sarapan. Setelah menghabiskan bubur buatan suaminya, Letisha segera meminum obat yang juga sudah disiapkan teddy.
"Makasih ya mas"
"Untuk apa? "
"Karena kamu udah merawat aku"
Teddy tersenyum kemudian mengecup kening istri nya "ini udah menjadi tanggung jawab mas sayang, kamu istri nya mas, udah sepatutnya mas merawat kamu yang sakit, apalagi kamu kaya gini karena ulah mas, maaf ya"
"Iya mas suami, kamu nggak perlu merasa bersalah seperti itu sayang"
Teddy tersenyum kemudian memeluk istri nya.
"Maaf ya sayang,,, gara gara mas brutal, kamu sampe nggak bisa jalan dua hari ini" Ucap teddy memeluk istri nya
Letisha tak menjawab dan hanya mendengus geli.
"Mas takut, kalau papa akbar tau kamu nggak bisa jalan kaya gini, pasti dia akan marah sekali"
Letisha melerai pelukan dan terkekeh mendengar ucapan teddy.
"Papa nggak akan tau sayang, kemarin papa udah nelpon, dan aku juga udah bilang kalau aku baik baik aja, semoga aja papa sama mama nggak kesini, kalau mereka kesini, dan mereka tau kalau aku nggak bisa jalan, pasti mereka akan heboh"
...............
Hari demi hari mereka lalui. Keadaan Letisha pun juga sudah mulai membaik. Bahkan Letisha sudah kembali ke kantornya selama beberapa hari ini. Tapi meskipun keadaan istri nya sudah membaik teddy masih harus berhati-hati dalam menyentuh istri nya. Ia tak ingin Letisha kembali sakit hingga tak bisa berjalan seperti saat itu.
..............
Beberapa minggu ini teddy terus uring uringan. Pasalnya semenjak istri nya sakit karena ulahnya ia hanya beberapa kali saja mendapatkan jatahnya. Bukan karena Letisha menolak, tapi karena selalu ada saja gangguannya. Dirinya yang super sibuk menjadi salah satu alasannya.
Beberapa minggu terakhir ini contohnya, dirinya ada tugas untuk menemani Bapak menteri kunjungan dinas ke luar negeri selama 10 hari. Ingin sekali ia puas puaskan dengan bermain bersama istri nya tapi sayang nya Letisha sedang berhalangan dan tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai seorang istri.
Sepulang dari dinas luar, mereka kembali berencana untuk menyewa sebuah villa di puncak, tapi lagi lagi baru juga mereka di tengah perjalanan, bapak menteri membutuhkan teddy dan dirinya harus siap saat itu juga. Mereka pun putar balik dan kembali pulang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
TeenfikceByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
