Suara hembusan nafas masih terdengar dikamar mereka yang remang. Teddy berbaring miring. Lengan nya melingkari pinggang Letisha yang masih terengah disisinya. Seperti biasa, teddy nampak puas, bahkan lebih dari itu. Laki-laki ini baru saja menyelesaikan ronde ketiga nya bersama Letisha. Senyuman nya penuh mengembang, seolah ia baru saja menaklukkan dunia.
Letisha mengigit bibir, ia memukul pelan dada suaminya yang bidang.
"Mas,, udah puas belum? "Tanya Letisha dengan nada sebal namun gemas.
Teddy mengangkat alis " Umm,, belum sih, kalau kamu masih kuat, ayok kita lanjut "
"Mas! Kamu udah tiga kali keluar! " Letisha buru buru bersembunyi di balik selimut. Mukanya sudah merah padam. Suaminya memang terlihat sangat bucin dan selalu tidak ada habisnya.
Teddy tertawa pelan. Tangannya menarik selimut yang menutupi wajah istrinya.
"Kamu tau nggak sayang? Mas selalu nagih kalau udah di deket kamu,, bawaannya pengen masuk aja" Bisik teddy di telinga Letisha.
"Tapi kamu buang di dalem terus tadi" Ucap Letisha dengan manja
"Terus masalahnya apa? Takut hamil? Kan kamu punya suami, ngapain takut? Lagian mas pengen punya sepasang loh, anak perempuan yang cantik seperti kamu"
"Tapi El masih kecil mas"
"Kamu lupa kalau kamu punya suami yang siaga? Hmm? "
Letisha masih diam, tapi bibirnya tidak bisa menahan senyumam. Sampai matanya melirik sekilas ke arah leher dan dada suaminya. Perempuan ini langsung membelalak begitu melihat goresan di dada suaminya.
"Astaga mas,, itu dada kamu,, merah merah semua" Ucap Letisha
Teddy mengangkat bahu santai "ulah kamu kan?" Jawabnya "itu, kamu juga" Ucap teddy sambil menunjuk leher Letisha
"Maksudnya ? "
"Lehermu sayang, penuh dengan mahakarya buatan mas" Ucap teddy dengan nada penuh kepuasan.
Mata Letisha membelalak. Dengan kecepatan kilat perempuan ini meraih ponselnya yang tergeletak di nakas lalu membuka kamera depan.
"Masss!! " Pekik Letisha begitu melihat tampilan dirinya dari kamera
"Apa sayang? Kamu semakin seksi" Ucap teddy dengan seringai penuh kemenangan
"MAS! KENAPA KAMU BUAT LEHERKU SEPERTI INI? AKU KAYA HABIS DIGIGIT VAMPIRE TAU NGGAK! "
Teddy hanya terkekeh dan sama sekali tidak merasa bersalah.
"Itu hukuman karena kamu sudah mengerjai mas selama seminggu ini sayang. Dan lagi, mas membuat tanda itu, tujuannya supaya tidak ada yang berani melirikmu"
Letisha langsung melotot
"Mas,,, tapi besok kita harus jemput El di rumah mama Hanum, dan lagi, disana kan lagi ada acara keluarga,gimana ini? "
Teddy mengangkat bahu "tutup pakai make up seperti biasa sayang atau pakai syal" Jawab teddy dengan enteng "atau,, biar el pulang di jemput satria aja, kita nggak usah kesana, kita panggang sosis dirumah"
Letisha memutar bola matanya dengan malas
"Kamu itu pikirannya kesitu mulu deh mas"
"Ya gimana, habis enak banget sih" Teddy terkekeh kemudian menarik istri nya ke dalam pelukan nya.
"Mass.... "
"Nggak usah jemput El ya,, kita menghabiskan hari hari kita disini, mas akan buatkan tanda yang lebih banyak dari ini" Goda teddy sambil mengecupi istri nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Roman pour AdolescentsByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
