cek kehamilan

1.1K 67 5
                                        

Pagi menyapa

Terlihat dua pasang insan manusia yang masih berpelukan dan masih di bawah selimut yang masih enggan untuk membuka mata. Tubuh keduanya masih sama sama polos karena pertempuran nya semalam.

Letisha meleguh pelan, ia menggeliat lalu membuka mata perlahan mendapati tangan kekar suaminya melingkar di perutnya yang sudah terlihat membuncit itu.

Letisha tersenyum melihat wajah tampan suaminya yang tengah tidur itu.
Setelah nya tangan Letisha terangkat lalu mengelus pipi teddy pelan.

"Ganteng benget daddy nya si bayik" Batin Letisha

Namun sentuhan tangan Letisha itu ternyata membuat tidur suaminya terusik.

"Morning sayangku" Ucap teddy dengan suara paraunya

"Morning mas suami" Jawab Letisha dengan senyuman dengan tangan yang mengelus pipi suaminya

"Ada apa hmm? " Tanya teddy lagi dengan suara serak khas bangun tidur

"Nggak apa apa cuma seneng aja liat kamu tidur" Jawab Letisha "tidur ada ganteng, apalagi kalau pas melek, pantes aja diluar sana banyak perempuan yang mengejar cinta kamu, apalagi kecoa itu sampe susah move on dari kamu"

Cup

Teddy mengecup sekilas bibir sang istri

"Kenapa harus bahas dia sih ujung ujungnya"

"Yaa,, lagian kemarin dia sok sok an banget, ngaku ngaku pacar kamu di depan umum, dia bilang seolah aku ngerebut kamu dari dia, bahkan dia nyuruh aku buat balikin kamu ke dia, gila banget kan" Gerutunya dengan bibir mengerucut yang membuat teddy gemas.

Melihat bibir sang istri pun membuat teddy menciumnya karena tak tahan, yang membuat Letisha kesal

"Ihh,, main nyosor aja sih mas"

"Bibir kamu candu banget sayang,, bikin mas nggak tahan,, apalagi tubuh kamu sayang, rasanya selalu bikin mas ingin selalu menyentuh kamu"

"Emang kamu nya aja yang mesum mas" Jawab Letisha

"Tau nggak sayang,, kemarin mas khawatir banget kalau kamu diapa-apain sama Callista" Teddy membelai pipi sang istri

Letisha tersenyum "tenang aja, aku sama bayik baik baik aja mas"

Teddy tersenyum kemudian mengulurkan tangannya mengusap perut sang istri. Ia kemudian bangkit dan mensejajarkan kepalanya dengan perut sang istri.

Dengan penuh rasa sayang, teddy menciumi perut sang istri.

"Bayik,,, maafin daddy ya, karena masa lalu daddy, kamu dan mommy jadi merasakan hal seperti ini, tapi kamu nggak usah khawatir, daddy akan selalu melindungi kamu dan mommy" Ucapnya dengan menciumi perut sang istri.

Mendengar itu, Letisha tak bisa menahan rasa harunya. Tangannya terlurur dan mengusap kepala suaminya yang ada di perut nya.

Teddy mendongak kan kepala dan tersenyum ke arah sang istri. Ia lantas bangkit dan mencium kening sang istri.

"Maaf ya, karena masa lalu mas, kamu jadi merasakan sakit hati. Tapi mas janji, mas nggak akan membiarkan perempuan itu mengusik bahkan menyentuh kamu, kalau dia sampai berani, dia akan berhadapan dengan mas"

Letisha mengangguk dan teddy pun mencium kening sang istri lalu membawanya ke dalam pelukan.

"Mas sayang banget sama kamu Letisha, nggak bisa mas bayangin hidup mas tanpa kamu"

"Aku juga mas, rasanya hidupku udah bergantung sama kamu"

Keduanya pun larut dalam pelukan hangat ini, hingga akhir nya mereka dikejutkan oleh dering dari ponsel milik teddy.

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang