Hati teddy begitu hancur setelah menerima surat permohonan cerai itu. Laki-laki ini terisak di sebuah rooftop yang ada di kantor nya. Ia ingin menenangkan pikiran nya disana. Tapi laki-laki ini tetap teguh pada pendiriannya, ia tidak akan menceraikan Letisha dan akan berusaha untuk memperbaiki rumah tangganya.
Teddy benar-benar tidak menyangka, Letisha akan menggunggat cerai dirinya seperti ini.
"Nggak, aku nggak akan pernah menceraikan kamu ,sayang" Gumamnya
Lama teddy berada di atas gedung ini. Ingin sekali ia bertemu dan menjelaskan semuanya kepada Letisha, tapi keluarga Letisha selalu mengusirnya dan lagi Letisha tak ingin lagi bertemu dengannya. Sepertinya, keluarga Letisha sudah menutup rapat pintu maaf untuk teddy.
"Seandainya aku bisa memutar waktu, tak akan aku lakukan semuanya. Aku bingung, apa yang harus aku lakukan sekarang, untuk mendapatkan maaf dari kamu Letisha" Batin teddy dengan terisak
"Aku nggak yakin bisa menjalani hidup tanpa kamu dan anak kita nantinya"
Sekitar satu jam kemudian, laki-laki ini sudah merasa sedikit tenang. Ia pun memutuskan untuk kembali ke dalam ruangan nya.
Ceklek
"Hai teddy" Sapa seorang perempuan yang sudah ada di ruangannya
Teddy tentu saja terkejut melihat keberadaan Callista yang tiba-tiba ada di ruangan nya. Entah sejak kapan Callista berada disini. Mungkinkah tadi ia berpapasan dengan pak akbar? Jika iya, tamatlah riwayatnya, keluarga Letisha pasti akan benar-benar percaya jika dirinya memang berselingkuh.
"Kamu ngapain disini call? " Tanya nya dengan penuh penekanan
"Ini udah jam makan siang teddy, tentu saja aku ingin mengajak kamu untuk makan siang bareng" Callista tersenyum sambil meletakkan map berwarna merah yang berisi surat permohonan cerai itu.
Teddy mendesah kasar dan memijat kepalanya yang terasa sangat berat hari ini.
"Nggak usah. Lebih baik sekarang kamu dari ruangan aku"
Callista tersenyum kemudian mendekat ke arah teddy "kok aku diusir? Bukannya dulu kamu paling seneng kalau aku main ke ruangan kamu? Kamu nggak inget dulu kita segila apa teddy? Kamu nggak kangen saat saat kita seperti itu" Ucap Callista dengan gesture akan memeluk teddy. Tapi seketika laki-laki ini menjauh dan menepis tangan Callista.
"Jangan pernah menggodaku Callista! Karena aku tidak akan pernah tergoda! Lebih baik sekarang kamu keluar dari ruangan ku sebelum aku panggil pihak keamanan untuk membatu kamu keluar dari ruangan ini"
"Teddy! Kamu ngusir aku? Aku... "
"Iya! Aku mengusirmu Callista, segera tinggalkan ruangan ku, atau aku akan benar-benar menghubungi security" Teddy berjalan menuju ke meja kerja nya.
"Sudahlah teddy, jangan seperti ini, lebih baik kita kembali menjalin hubungan, kita buka lembaran baru, apalagi istri mu sudah menceraikan kamu,,"
"Tapi aku tidak akan menceraikan dia Callista,apalagi saat ini dia sedang mengandung anakku" Sahut teddy dengan tatapan yang tajam ke arah Callista
"Anak kamu? Seyakin itu kamu kalau bayi itu anak kamu? Ingat teddy, dia lama hidup di London,kehidupan disana tentu saja bebas, dan kamu juga sering meninggalkan dia untuk dinas luar,bisa saja itu anak orang.... "
Plakkkk
Habis sudah kesabaran teddy mendengarkan omongan Callista. Dan untuk pertama kali dalam hidup seorang teddy, dia menampar seorang perempuan. Teddy sudah tidak tahan mendengar ucapan Callista yang menghina istri nya. Callista memegangi pipinya yang memanas karena tamparan mantan kekasih nya. Bahkan tubuhnya hingga terhuyung karena tamparan teddy yang cukup keras.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
