Sesuai permintaan teddy. Siang ini teddy dan juga Letisha sudah berada sebuah rumah sakit TNI AD untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Teddy sengaja memilih rumah sakit ini karena kebetulan di rumah sakit citra tempat Sabrina berdinas, tidak ada dokter kandungan perempuan piket di hari ini. Dan hanya ada dokter kandungan perempuan yang dinas di Rumah sakit TNI AD ini.
Pasangan yang terlihat begitu serasi ini saling berpegangan tangan seolah tak ingin terpisahkan. Sesekali teddy melirik ke arah istri nya yang terlihat cantik. Begitu juga dengan Letisha yang ikut ikutan melirik suaminya yang tampil santai tanpa seragam lorengnya. Hanya kaos polo warna putih, celana jeans dan juga sneakers putih yang mendukung penampilannya.
"Ibu Letisha teddy" Letisha menoleh ke arah perawat yang memanggilnya. Perempuan ini mengerutkan dahi ketika nama belakangnya di ganti
"Ayo sayang" Ajak teddy
"Tunggu,, ini kenapa nama belakangku di ganti sama nama kamu mas"
Teddy tersenyum "hal biasa sayang, ketika kamu menikah dengan tentara, maka nama panggilan suami kamu akan menjadi nama belakang kamu, dan kadang bisa juga kamu di panggil dengan nama suami kamu"
Letisha mengangguk
"Ya sudah sekarang kita masuk ya"
Setelah di panggil perawat Letisha menjalani berbagai pemeriksaan seperti tes darah, tes urine dan USG. Teddy dengan sigap bolak balik dari ruang periksa menuju ke laboratorium untuk mengetahui hasil dari pemeriksaan.
Sedari tadi, teddy terlihat gelisah dan terus menggenggam tangan Letisha. Sesekali teddy merangkul dan mengusap ngusap kepala Letisha. Dokter yang sedang mencatat pun tersenyum simpul melihat mereka berdua.
"Gugup ya pak? " Tanya dokter kepada teddy
"Iya dok, selain karena ini anak pertama, istri saya masih bocil soalnya" Jawab teddy dengan polosnya
Seketika Letisha melotot ke arah suaminya sambil menginjak kakinya.
"Ada kok yang lebih bocil dari ibu tapi sudah hamil juga. Mari bu berbaring" Dokter tersebut bangkit dan mengalungkan stetoskop nya
Letisha menoleh pada suaminya "ini aku mau diapain mas? "
"Gak tau sayang" Jawab teddy mengindikkan bahunya
"Ibu akan menjalani pemeriksaan ultrasonografi atau lebih dikenal dengan USG" Seperti nya dokter mendengar percakapan mereka.
Letisha tersipu malu dan berbaring. Bajunya disingkap sebatas perut dan dokter mulai meraba serta menekan beberapa titik tertentu.
"Akh"
Dokter menoleh "sakit? "
"Kaget aja dok" Jawab Letisha cengengesan tanpa dosa.
Teddy ikut tersenyum karena ia merasa gemas. Laki-laki ini akhirnya berjalan menghampiri mereka dan berdiri di samping brangkar Letisha.
Ia meraih tangan istri nya dan ia bawa ke dalam genggamannya.
Dokter mulai mengoleskan gel bening tersebut lalu mulai mencari dimana letak si calon bayi ini.
Setelah berputar dan sedikit di tekan, akhirnya keluarlah sebuah titik kecil yang berada di dalam sebuah kantong.
"Nah, ini yang sedari tadi di cari" Gumam dokter tersebut
"Istri saya benar-benar hamil dok? " Tanya teddy lagi dengan wajah yang sumringah
"Iya Pak, selamat ya, berdasarkan pemeriksaan, ibu Letisha sedang mengandung dan janinnya berusia lima minggu"
Teddy menunduk dan mengecup kening istri nya
"Sayang, kamu beneran hamil sayang, kita akan menjadi orang tua"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Novela JuvenilByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
