"awas ya mas, kalau kamu ketahuan selingkuh, aku bakal menghilang selamanya dari hidup kamu, aku bawa sekalian anak ini, biar kamu tau rasa"
Cittttttt
Teddy menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Ia mencengkeram erat kemudinya mengingat ucapan sang istri yang tiba-tiba terlintas di kepalanya.
"Nggak,,, gw nggak selingkuh, gw cuma niat nolong Callista, itu aja, nggak ada maksud lain" Batin teddy yang sedang berperang dengan pikiran nya
Teddy memejamkan mata beberapa saat, entah kenapa kata kata istri nya itu tiba-tiba mengganggu pikirannya.
"Apa aku harus jujur sama Tisha, kalau aku nolong Callista? "
"Nggak! Belum tentu dia mau nerima kalau aku bilang yang sebenarnya"
Teddy mengusap kasar wajahnya kemudian kembali melajukan mobil nya menuju ke kantor nya.
Sedangkan di kediamannya, Letisha yang sedang merapikan mja kerja teddy tiba-tiba merasakan kram di perutnya.
"Aw... Shhh,, kenapa tiba-tiba kram gini" Gumamnya. Ia lalu duduk di kursi kerja milik suaminya dan menarik nafas panjang. Ia mencoba untuk rileks. Untunglah rasa nyeri itu tak berlangsung lama, dan Letisha pun memilih untuk segera beristirahat di kamar nya.
Sementara di kantor teddy segera menyelesaikan pekerjaan nya karena hari sudah menjelang sore.
Bepp bepp
Callista : teddy, kamu jadikan anterin aku
Teddy mendesah kasar dan menoleh ke arah jam tangan yang melingkar di tangannya.
Callista : aku mohon teddy, aku nggak ada siapa pun di sini, apalagi keadaan kandunganku sedang bermasalah.
Me : jam berapa?
Callista : jam 4 sore
Me : ya sudah, tapi buruan ya,
Callista tersenyum senang mendapatkan balasan dari teddy. Akhirnya, hari ini teddy akan mengantarkan nya untuk cek kehamilan.
"Kamu seneng kan sayang, nanti kamu bakal ketemu sama papa teddy" Callista mengusap perutnya dan di respon gerakan oleh bayi di kandungannya
"Eh,, kamu nendang mama, udah nggak sabar ya, mau ketemu sama papa teddy"
Setelah pekerjaan nya selesai, teddy segera membereskan meja kerjanya. Ia pun bergegas keluar dari kantor dan melajukan mobilnya menuju ke apartemen Callista.
Tak butuh waktu lama teddy sudah sampai di apartemen Callista. Ia segera turun dan menuju ke unit milik Callista.
Ceklek
"Call" Panggil teddy
"Ya, , aku di kamar" Jawab Callista dari kamar
"Buruan call, aku nggak bisa lama"
"Iya tunggu"
Teddy menoleh ke arah jam tangannya dan mendesah pelan. Matanya kemudian fokus ke arah box bayi dan beberapa pakaian bayi khas perempuan disana. Seperti nya Callista baru belanja kebutuhan bayinya.
"Lucu sekali" Gumamnya mengambil salah satu baju itu
Ceklek
"Ayo teddy, kita berangkat" Ajak Callista keluar kamar
"Call, kamu baru belanja? "
Callista tersenyum "itu dari Valdi, dia yang belanjain"
"Dia kesini? "
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
