Meminta Jatah

1.8K 74 5
                                        

Waktu terus bergulir tanpa bisa di cegah dan sekarang usia baby El sudah memasuki 4 bulan. Bayi ini terlihat sangat lincah. Di usianya yang ke empat ini, baby El sudah bisa tengkurap dan berguling, dan ia semakin menggemaskan. Berat badannya yang terus naik membuat pipi bayi ini semakin chubby.

Di malam ini teddy sedang mengajak putranya untuk bermain di playmate yang ada di depan TV.

"El,,,lihat,, daddy punya tank loh, ayo sayang, sini ambil? " Teddy menunjukkan miniatur tank pada putranya, tapi nampaknya baby boy ini tak tertarik dengan mainan yang di pegang oleh daddy nya.

"Kok cuma diem? Ambil nak? " Ucap Letisha

Baby El hanya tersenyum sambil memasukkan jari ke dalam mulut nya.

"Ehh,, kok malah masukin jari ke mulut? Kotor sayang" Letisha mengambil jari El dari bibirnya.

Merasa tidak tertarik dengan mainan yang ada di tangannya, teddy kemudian mengganti nya dengan miniatur pesawat tempur.

"Atau kamu mau ini nak? "Ucap teddy

"Tuhh,, papi ada pesawat? "

Seketika baby El tersenyum senang. El segera berguling guling untuk bisa sampai pada teddy.

Happ

Begitu berada di dekat teddy, laki-laki itu segera meraih El kedalam gendongan nya.

"Anak daddy hebat,,, " Ucap teddy sambil menciumi jagoan kecil nya hingga bayi ini tertawa kegelian.

Tangan mungil El pun meraih mainan pesawat tempur yang ada di tangan teddy. Entah kenapa El ini sangat menyukai mainan pesawat tempur.

"El kok lebih suka mainan pesawat tempur ya sayang, dari pada tank? Trus lagi, dia kalau di nyanyiin mars TNI angkatan udara, pasti lebih cepat tidur"

Letisha terkekeh " Masa sih mas? Cuma kebetulan aja kali"

"Mas pikir sih juga gitu sayang"

"Atau jangan jangan, El pengen jadi penerbang golden eagle mas? " Ucap Letisha tiba-tiba

Mendengar kata golden eagle,seketika teddy menoleh ke arah istri nya. Masih ingat di kepalanya,jika dulu Letisha pernah dekat dengan Dirga,seorang penerbang pesawat tempur jenis golden eagle. Bahkan dulu sempat menjadi saingan terberat teddy.

"apaan sih sayang, nggak ya, bapak nya El ini letkol byantara teddy,tentara angkatan Darat, bukan Dirga, penerbang golden eagle"

"Dih,,, kok bawa bawa Dirga segala sih"

Teddy mendelik kesal ke arah istri nya

"Lagian ya mas, emang kenapa kenapa kalau bapaknya angkatan darat? nggak boleh anaknya jadi angkatan udara? " Tanya Letisha "penerbang golden eagle kan nggak cuma Dirga, masih banyak yang lain"

"Bukannya gitu,, tapi.......ah sudahlah " Teddy tak meneruskan ucapannya

Letisha tersenyum kemudian menarik nafas panjang. Pandangan nya lurus kedepan, seperti mengingat sesuatu.

"Kalau boleh jujur, aku pun nggak begitu setuju jika nanti El menjadi penerbang. Karena aku punya pengalaman buruk, aku kehilangan teman terbaikku ketika dia sedang menerbangkan pesawat nya, aku trauma mas. Tapi aku sadar aku nggak bisa memaksa, jika nantinya El memilih untuk menjadi penerbang, sebagai orang tua, kita hanya bisa mendukung dan mendoakan nya" Jawab Letisha

Teddy mengangguk "mas ngerti sayang, cuman kalau bisa jangan jadi penerbang ya,, masa cita cita anaknya mas pengen seperti, dirga,mantan pacar kamu? " Ucap teddy dengan bibir mengerucut yang membuat Letisha mendengus geli. Ternyata suaminya masih menyimpan setitik rasa cemburu di hati nya, meskipun Dirga sudah tiada.

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang