Di sore hari mereka sudah berada di dalam mobil menuju untuk kembali ke kediamannya.
Letisha nampak bersandar dengan nyaman di bahu kekar suaminya yang sedang menyetir. Sedangkan teddy yang tak merasa keberatan sesekali mencium puncak kepala istri nya itu.
"Hari ini kamu happy sayang? " Tanya teddy
Letisha mengangguk kemudian kembali ke tempat duduknya. Ia bersandar di kursi dan menoleh ke arah suaminya.
"Aku seneng banget mas"
Teddy tersenyum "baguslah kalau kamu merasa senang, karena setau mas, ibu hamil itu harus tetap dalam keadaan mood yang baik, supaya bayi di perutnya juga tumbuh dengan baik" Ucap teddy yang tangannya sudah terulur untuk mengusap perut istri nya
"Kamu tau dari mana mas? " Tanya Letisha
"Dari artikel yang mas baca. Semenjak kamu hamil, mas sering cari artikel soal kehamilan dan apa yang harus di lakukan suami, makanya mas bisa tau mana yang bagus untuk kamu konsumsi dan mana yang nggak baik"
"Seneng banget, kamu mode suami siaga"
Letisha tersenyum dan kembali melihat ke depan.
"Kok kayaknya di depan macet banget ya mas? "
"Biasa sayang, jam pulang kerja" Jawab teddy
Mobil mereka melaju secara perlahan. Dan ternyata di depan ada sebuah tenda pernikahan masyarakat sekitar.
"Oh,, ada nikahan, pantesan macet banget" Gumam teddy
Letisha menoleh kearah jendela samping dan melihat tenda hajatan tersebut.
"Mas,, aku mau makan cap jay? " Ucapnya tiba-tiba dengan menelan ludahnya
Teddy menoleh sekilas dan tersenyum
"Ya sudah kita mampir ke restoran biasanya ya, makan cap jay disana?"
Letisha menoleh ke arah suaminya dan menggeleng "nggak mau di restoran mas"
"Terus kamu maunya dimana? "
"Aku mau makan di hajatan itu, aku pengen makan cap jay disana"
Seketika teddy tertawa tak percaya dengan ucapan istri nya
"Sayang, kamu pasti bercanda kan? Kalau ingat yang kemarin di restoran aja, mas masih malu loh"
"Nggak mas, aku pengen cobain makan disana, ayo mas kita kesana"
"Sayang, yang bener aja, kita nggak kenal dengan keluarga yang punya hajatan, masa tau tau kita masuk dan makan,, nggak mau ah" Jawab teddy
Letisha kemudian mengeluarkan beberapa lembar uang seratus ribuan "lihat mas, segini cukup kan? " Letisha memasukan uang tersebut ke dalam amplop bergambar princess elsa yang kebetulan ada di tasnya
Teddy mengusap kasar wajahnya, ia tak habis pikir dengan keinginan istri nya sedari kemarin.
"Sayang, kamu ini pemilih, mas yakin kamu nggak bakalan suka dengan masakan disana, udah ya, kita cari restoran yang lain aja"
Letisha mendesah kasar dengan wajahnya yang memberengut kesal " Aku inginnya makan disana mas, aku pengen cobain menu cap jay disana"
Teddy mendelik sekilas " Sayang,jangan aneh aneh ah,,kita nggak kenal mereka"
"Tapi kan kita makan disana nggak gratis mas, nih aku juga ngasih duit ke mereka" Letisha menunjukan amplop tersebut
"Bukan perkara uang sayangku... " Teddy mulai melunak dan mengusap paha istri nya
"Trus apa? Mas malu?"
Teddy tersenyum sekilas "ya iyalah sayangku, mas malu, dari kemarin loh kamu kaya gini, kemarin kamu minta kue ulang tahun punya orang, sekarang kamu ingin makan di hajatan orang lain"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Teen FictionByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
