Kembali berbohong

1.2K 38 24
                                        

Di suatu pagi, teddy sedang bersiap dengan kemeja kerjanya. Hari ini dirinya akan berdinas di kantor barunya. Ya,,setelah tugas ajudannya berakhir, teddy mendapatkan amanat untuk menjadi bagian dari pemerintahan, dan yang pasti kesibukannya akan bertambah dan waktu untuk keluarga nya akan berkurang.

"Sayang,, kamu lihat jam tangan mas nggak? " Ucap teddy begitu Letisha keluar dari kamar mandi

Letisha menoleh ke arah suaminya yang celingukan mencari jam tangannya.

"Sebentar" Ucap Letisha.

Perempuan ini kemudian melangkah pelan ke arah meja riasnya. Semalam teddy benar-benar brutal karena mereka baru saja berpisah sekitar tiga minggu an karena teddy harus dinas di luar negeri.

"Perasaan kemarin mas letak disini" Ucap teddy

Letisha kemudian membuka laci paling atas meja riasnya dan ternyata Letisha menyimpan nya disana.

"Yang ini? " Ucap Letisha memberikan jam tangannya

Teddy tersenyum lega, akhirnya apa yang ia cari sudah ketemu. Jam tangan kesayangan yang merupakan hadiah ulang tahun pernikahan nya yang ke satu bulan dari Letisha.

"Ahh, iya makasih ya sayang"

Letisha mengangguk "kenapa kamu pakai itu terus sih mas? Bukannya koleksi jam tangan mahal kamu juga banyak? "

Bukan tanpa sebab Letisha bertanya seperti itu, karena hampir tiap hari teddy selalu memakai jam tangan itu, sedangkan koleksi jam tangan mahalnya yang lain ia biarkan menganggur.

"Mas suka yang ini sayang, karena ini dari orang spesial" Ucap teddy dengan tersenyum yang membuat Letisha tersipu sipu.

"Gombal kamu mas"

"Serius sayang"

Letisha tersenyum kemudian membuka lemari pakaiannya.

"Mas, aku kemarin habis ketemu kak Sabrina"

Teddy mengernyit kan dahi "kak sabrina? Siapa sayang? "

Letisha terkekeh menatap suaminya "O iya, aku lupa, kamu belum kenal ya. Kak Sabrina itu calon istri abang, dia dokter kandungan mas"

"O ya,, terus"

"Terus aku chek up sama kak Sabrina"

Teddy menoleh ke arah istri nya dengan wajah bingung "chek up? Chek up apa sayang? "

"Aku cuma tes kesehatan aja mas, dan mengobrol sedikit dengan kak Sabrina perihal kehamilan"
Jawab Letisha yang kini sudah duduk di depan meja rias dan mulai mengoleskan cream ke wajahnya.

"Tes kesehatan? Untuk apa sayangku?"

"Ya, untuk mengetahui apakah aku dalam kondisi baik. Apakah rahimku sehat? apakah aku subur atau mandul, apakah tubuhku siap untuk memiliki bayi atau belum dalam waktu dekat ini"

"Apakah setiap perempuan akan melakukan itu"

Letisha mengindikan bahu nya "entahlah mas, aku cuma ingin tau aja"

Teddy membuang nafas pelan "trus hasilnya gimana? "

"Hasilnya aku sehat, aku subur juga"

"Syukurlah, ini artinya kamu siap untuk di buah i" Jawab teddy yang kini sudah berdiri di belakangnya

Letisha tersenyum dan mencubit pinggang suaminya ketika suaminya berbicara seperti itu.

"Seharusnya kamu nggak perlu tes seperti itu sayang. Mas yakin kok kamu sehat, mungkin kita emang belum di kasih kepercayaan aja"

Love After SeparationTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang