Akhirnya teddy dan juga Letisha bisa menjalani hari hari yang tenang lagi tanpa adanya gangguan dari Callista lagi. Dan perempuan itu saat ini sudah berada di dalam jeruji besi untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatan nya.
Callista menerima hukuman yang berat,selain teddy yang melaporkan, papa akbar juga melaporkan Callista karena perempuan itu sempat meneror dirinya ketika di kantor. Dan tentu nya papa akbar tidak membiarkan perempuan itu mendapatkan hukuman yang hanya sebentar. Baginya Callista harus mendapatkan hukuman yang berat karena ini kali kedua perempuan itu mencoba membunuh putrinya.
Beberapa bulan dilalui teddy dan juga Letisha, dan kini usia kandungan perempuan ini sudah memasuki minggu ke 35. Perut Letisha juga sudah terlihat membuncit yang membuat dirinya kadang cepat merasa lelah jika sedang melakukan suatu pekerjaan. Dan itulah membuat teddy akhirnya meminta Letisha untuk berhenti dulu dari pekerjaan nya.
"Sayang... Mas pulang.. " Ucap teddy ketika memasuki rumah
"Mas,,, " Letisha yang sedang berada di ruang tengah berlari kecil mendekati suaminya dan segera memeluknya
"Bocil,,, jangan lari lari,, mas ngeri lihat nya"
Letisha terkekeh "aku nggak apa apa mas, kan hati hati, bentar ya mas, aku ambilin kamu minum dulu"
Teddy menunggu di sofa sementara istri nya mengambilkan minum untuk nya.
"Makasih sayang" Ucap teddy menerima gelas tersebut.
Setelah meminumnya laki-laki meletakkan kembali gelas tersebut di meja depan TV kemudian kembali duduk dan mengelus perut istri nya.
"Anaknya daddy,,lagi apa sayang" Teddy menciumi perut istri nya seolah sedang mengajak berbicara bayi di dalam kandungan Letisha. Si bayi pun selalu merespon sentuhan tangan teddy dengan tendangan nya yang terkadang cukup kencang dan membuat Letisha kesakitan.
"Tinggal beberapa bulan lagi kita ketemu,, rasanya daddy nggak sabar ingin bertemu dengan kamu"
"Mas,, kita belum beli perlengkapan bayi loh kalau kamu lupa? "
"Iya mas tau kok, nanti kita belanja ya,sekalian kita mencari jasa untuk dekor kamar bayi"
"Tapi kan kita belum tau jenis kelamin anak kita mas ?bagaimana kita bisa mendekor kamar bayi?"
"Semoga besok si bayik mau di ajak kerjasama,, ok my little Soldier" Teddy berucap sambil mencium perut Letisha dan langsung di tanggapi oleh si bayik "kamu nendang daddy,,? " Ucapnya dengan terkekeh
"Mas? "
"Hmm? Ada apa sayang? "
"Aku tau, kamu pengen banget punya anak laki-laki, jika nanti anak kita ternyata perempuan, apa kamu akan kecewa? " Tanya Letisha
"Kenapa harus kecewa sayang? Justru mas seneng banget karena punya satu bidadari cantik dan satu peri kecil yang pasti sangat menggemaskan" Jawab teddy
Mendengar jawaban teddy membuat Letisha tersipu sipu.
"Sudah jangan berpikir macam macam, buat mas yang terpenting kalian sama sama sehat. Nanti setelah masa nifas kamu selesai dan kamu udah sehat kita bisa bikin anak lagi. Jika belum bisa mendapatkan anak laki-laki mas akan terus berjuang untuk membuat anak laki-laki, bagaimana? Kamu setuju? " Goda teddy
"Kamu kira aku mesin pencetak anak! Dasar mesum kamu mas! "
"Hahaha mas hanya bercanda sayang. Mau perempuan atau laki-laki yang penting kalian sama sama sehat dan mas sangat bersyukur karena punya anak dari kamu" Teddy mengelus perut Letisha kemudian mencium kening perempuan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
JugendliteraturByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
