Diruangan nya, teddy mengepalkan tangannya begitu erat. Bahkan urat urat halus itu terlihat lebih menonjol di lengan kekarnya. Emosinya kian membuncah setelah melihat kiriman foto dari Satria.
Mereka mengirimkan sebuah foto, dimana Letisha sedang berjalan bersama seorang laki-laki, yang memang tampan dan jauh lebih muda dari pada teddy. Kira kira laki-laki itu berusia dua tahun lebih tua dibandingkan Letisha. Dalam foto itu, Letisha terlihat tertawa dengan lebar bersama laki-laki itu. Padahal jika dirumah, Letisha selalu bersikap dingin padanya.
Teddy meletakkan kasar ponselnya diatas meja. Nafasnya memburu dan wajahnya memerah karena emosi.
"Apa kurangnya aku sehingga kamu melakukan ini Letisha? " Gumamnya
Teddy harus menyelesaikan masalah ini secepatnya. Ia sudah gemas ingin mencecar istri nya dan menanyakan siapa laki-laki yang sedang bersamanya sekarang.
Sedangkan Letisha yang baru saja sampai di kantor mahesa gemilang segera menuju ke ruangan papa akbar. Sudah lama sekali Letisha tidak berkunjung ke kantor.
"Dari mana dek? " Tanya papa akbar "Tumben banget kamu mampir kesini? "
"Kebetulan aja Pa, tadi Tisha baru belanja baju buat El" Letisha duduk di sofa yang ada di ruangan papa akbar
"Hmm,, ngomongin soal El, papa jadi kangen sama jagoan kamu, kapan kamu mau bawa ke rumah papa? Papa pengen kalian nginep"
"Nanti ya Pa, kalau mas teddy udah nggak sibuk, akhir akhir ini tuh mas teddy sibuk mulu, pulang nya malem terus, untuk belanjaa susu dan baju El aja, Tisha harus sendiri loh"
Papa akbar tersenyum tipis " Ya itulah resiko menjadi istri orang sibuk, seperti suami kamu. Kamu harus selalu mengerti,sabar dan selalu siap untuk segala resikonya, contohnya ya seperti ini"
Letisha mengangguk paham " Iya pa, Tisha tau kok"
"Oh iya dek, perihal mobil itu gimana? Papa tanya untuk terakhir kalinya, kalau kamu mau mobil baru, mobil yang lama harus dijual dulu" Ucap papa sambil menyeruput kopinya
Letisha dengan mantap menggelengkan kepala "nggak usah pa, mobilku yang itu masih nyaman kok"
"Bener? Bukannya kemarin tanya tanya mobil dari merk lexus? "
Letisha terbahak geli "iya sih pa,, pertama adek lihat mobil itu, langsung jatuh cinta, keren aja gitu. Tapi setelah adek pikir pikir, sayang juga sih pa, pajak per tahunnya aja sebesar harga mobil biasa"
Papa Akbar tersenyum tipis "kamu ada cerita sama suami kamu perihal kamu ingin mobil itu?"
Letisha menggeleng "nggak sih pa,, kasihan mas teddy kalau Tisha cerita, nanti dia justru kepikiran, apalagi mas teddy itu tipikal laki-laki yang bertanggungjawab, selama ini segala kebutuhan dan apa yang Tisha mau selalu dituruti. Kalau pun Tisha cerita pengen mobil baru, pasti juga bakal dituruti, tapi kasihan, Pa"
"Dia memang laki-laki yang bertanggung jawab untuk keluarga. Kamu sungguh beruntung mempunyai suami seperti dia, begitu juga dengan El, yang sangat beruntung mempunyai ayah yang penyayang dan bertanggung jawab seperti teddy"
Letisha mengangguk dan tersenyum tipis.
Sedangkan di kantor nya, pikiran teddy benar-benar tidak bisa fokus. Sebisa mungkin ia mencoba profesional, namun bayangan ketika istri nya sedang tertawa bersama laki-laki lain itu terus bermunculan di kepalanya.
Teddy pun mengambil ponsel nya dan mencari kontak istri nya.
Di kantor mahesa gemilang, Letisha yang sedang berbincang dengan papa akbar, segera mengambil ponsel nya dari dalam tas begitu mendengar ponselnya terus berdering menandakan panggilan masuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love After Separation
Roman pour AdolescentsByantara teddy, baru menyadari jika cinta sang tunangan Letisha ayesha begitu besar kepada nya, setelah Letisha pergi meninggalkan nya. Letisha memilih menjauh dan memutuskan pertunangannya karena mengetahui jika sang tunangan mempunyai kekasih lain...
