Chapter 51 (Love u More)

667 52 11
                                    

*****

Ruangan kamar itu terasa lengang, pemiliknya tengah termenung di tempat tidur dengan menghadap ke jendela.

"Gue salah apa sama lu, Sak. Sampe lu tega bilang kalau lu bosen sama gue," lirih sang pemilik yang ternyata Kris.

Air matanya menetes pelan, dirinya masih sangat mengingat pertemuannya dengan Sakti dua hari yang lalu.

.
.
.
Flashback on

Kris menunggu kedatangan Sakti dengan hati gamang, jantungnya berdetak cepat. Entahlah dirinya takut namun juga sangat menunggu pertemuan ini. Ia berdiri dan menyandarkan tubuhnya pada pagar pembatas. Kakinya bergerak gusar.

Kris hanya berharap, apapun yang dijelaskan oleh Sakti tidak akan menyakiti hatinya lebih dalam lagi.

Tepukan pelan ia rasakan di pundaknya, "Kris?"

Kris pun menoleh, ia mendapati Sakti yang berdiri di belakangnya. Mereka memang membuat janji temu di sebuah taman di dekat kampus. Mata Kris memanas, jujur jauh di dalam lubuk hatinya ia sangat merindukan pria di depannya ini, tapi apa Kris masih berhak untuk merasakan rasa rindu itu?

Akhirnya Kris hanya menatap Sakti dalam diam.

"Kris..." Sakti sudah ingin memeluk tubuh Kris, namun Kris langsung mundur selangkah dan menghalangi tubuh Sakti untuk mendekat.

"Langsung aja kamu mau ngomong apa, Sak," lirihnya.

Sakti hanya mampu menatap Kris nanar, apa Kris benar-benar membencinya.

"Kris, aku bisa jelasin semuanya. Aku— aku nggak akan membela diri sekarang. Aku emang bodoh udah berani ngelakuin hal itu, aku udah ngecewain kamu. Aku minta maaf Kris," ucap Sakti terbata.

Kris menggeleng pelan, "Aku nggak butuh permintaan maaf kamu, Sak. Aku cuma pengen tau, apa alasan kamu ngelakuin hal ini sama aku?"

Sakti menatap Kris, "Aku nggak kebiasa Kris," ucapnya lirih dengan nada menyesal.

Kris mengernyit, "Maksud kamu?"

Sakti menatap ke segala arah, "Awalnya aku nggak kebiasa dengan keadaan kita yang nggak bisa ketemu tiap hari, sedangkan sebelumnya kita hampir tiap hari ketemu. Aku nggak nyaman awalnya. Terus aku coba buat bisa nyamanin diri sama situasi di tempat aku magang Kris, sampai akhirnya aku kebiasa sama suasana di sana."

"Terus kamu kebiasa sama aku yang akhirnya nggak ada di sekitar kamu tiap harinya, nggak kayak sebelumnya yang selalu nempelin kamu?" Tanya Kris.

Sakti kembali menatap Kris, dirinya sedikit termenung karena ternyata Kris sangat tahu bagaimana jalan pikirannya.

"Kamu akhirnya nyaman sama orang-orang yang godain kamu di sana, termasuk cewek itu Sak?" Tanya Kris lagi.

"Kris..."

"Terus kamu ngerasa bosen sama hubungan kita? Bosen sama aku Sak?" Tanya Kris lagi.

Sakti menatap mata Kris yang berkaca, dirinya meremat tangannya sendiri erat. Kemudian menunduk dan menganggukkan kepalanya pelan. Dirinya tidak berani menatap Kris.

Lalu bagaimana dengan Kris?

Jantungnya seakan berhenti berdetak, jadi ini alasan Sakti tega mengkhianati kepercayaannya.

"Kamu udah ngapain aja sama cewek itu, Sak. Udah berapa lama kalian ngejalanin hubungan ini?" Tanya Kris lirih dan tajam.

"Sebulan Kris," lirih Sakti.

OH! MY SEDUCTIVE NERD! (FORCEBOOK Lokal Ver.)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang