Disclaimer:
Chapter ini tidak mengandung gambar 😘****
Farez dan Barra duduk di bangku teras homestay, Farez tertawa kecil melihat wajah merengut Barra, "Udah dong ngambeknya Sayang...""Aku nggak mau ke sana sekarang pokoknya!"
"Iya-iya ini aku udah nurut kamu kan," ucap Farez sambil mengelus rambut Barra pelan.
Tak berselang lama, Kris datang sambil membawa sebotol susu. Barra mengernyit, "Dapet dari mana?"
"Beli di depan itu," jawab Kris lalu duduk dan fokus pada ponselnya.
Barra mencebik, "Perasaan mantengin hp mulu sekarang. Dapet pacar baru ya?" Goda Barra yang membuatnya mendapatkan hadiah geplakan dari Kris.
"Mulutnya!"
"Ya terus, mantengin hp mulu. Mana sama senyum-senyum," jawab Barra.
"Lu harusnya bahagia gitu kek, lihat sepupu lu bahagia!" Ketus Kris.
"Terus lu kira sekarang gue nggak lagi bahagia gitu!?" Protes Barra. Sedangkan Farez hanya tertawa kecil melihat dua sepupu ini malah adu mulut.
"Kamu jadi nerima tawaran Kak Meta, sayang?" Tanya Farez.
Barra lalu menoleh dan mengangguk, "Jadi. Nggak papa kan? Tapi nanti aku jadi nggak fokus lagi sama tim kamu, Rez," sesal Barra.
"Ya nggak papa, kamu fokus aja sama kerjaan kamu. Masih bisa dihandle kok," jawab Farez. Setelahnya ia hanya bisa memijit keningnya pelan, karena melihat Barra yang kembali mengganggu Kris.
"Ya ampun Rez!! Nih pacar lu suruh diem!!" Kesal Kris membuat Barra terbahak, sedangkan Farez meraih ponselnya lalu mengetikkan sesuatu.
Barra terkejut ketika mendengar notifikasi dari ponselnya, ia segera mengeceknya dan mendelik lalu menatap ke arah Farez.
"Farez ngapain!!?"
Farez menaikturunkan alisnya, "Buat jajan."
Kris yang mendengar ucapan Farez pun mengintip ke arah ponsel Barra, "Huwiiiihhh, dapet duit jajan," godanya membuat Barra tersipu. Sontak Kris terbahak melihat wajah memerah Barra.
"Awas lu kagak gue traktir!" Ancam Barra.
"Biarin ntar gue minta ke—" ucapan Kris terhenti, ia yang sedari tadi menatap layar ponselnya pun mendelik karena menyadari sesuatu dan langsung melirik ke arah Barra yang memicing.
"Minta siapa?"
Kris gelagapan, "Minta.... Minta... Ya minta ke Ayah dong, siapa lagi!"
Barra masih memicing membuat Kris salah tingkah bukan main.
"Kenapa masih ngelihatin sih Bar!" Rengut Kris lalu duduk membelakangi Barra dan Farez, membuat keduanya saling pandang dan mengedikkan bahunya.
"Udah kamu pake, terserah buat beli apa ya," ucap Farez pelan sambil mengusak rambut Barra.
"Yeyyy, maaciii," jawab Barra sumringah.
"Enak banget ya, nggak kerja tapi dapet trasferan dari pacar."
Suara orang dari belakang membuat ketiganya menoleh dan terkejut, itu Tante Barra. Sontak Barra terdiam, ia tidak ingin ribut dengan orang di depannya ini, atau harinya akan benar-benar buruk, sedangkan Farez menggenggam tangan tunangannya itu pelan. Kris mengernyit menatap wanita paruh baya di depannya ini, kenapa suka sekali usil dengan kehidupan orang lain.
"Farez bukan pacar aku, Tan."
"Ya.. sama aja kan, belum jadi suami. Udah kamu porotin terus sih Bar, mirip banget sama Bunda kamu."

KAMU SEDANG MEMBACA
OH! MY SEDUCTIVE NERD! (FORCEBOOK Lokal Ver.)
RomanceMenceritakan seorang pria player yang sayangnya berwajah cantik, bernama Barra dan dikenal suka berganti pasangan di setiap minggunya, tak peduli pria atau wanita. Namun suatu hari, dirinya terpaku dengan sosok pria berkacamata yang tengah duduk di...