Sekolah......
09:32 Pagi
****FAHMI POV****
hmmm......
"kau kenapa dari tadi melamun?"
Tanya wandi
"oh, t..tidak apa-apa, gua cuman mikirin sesuatu....."
Jawabku seadanya
"hah?, tidak biasanya kau memikirkan sesuatu sampai seperti itu, memangnya apa?, cewek?"
Perkataannya membuatku terkejut
"hah?! Ngaco ah!, mana mungkin, lagian gua masih sekolah, masih bocah, belum waktunya main perempuan, dahlah! Gua pergi dulu"
Kataku sambil beranjak dari kursi di ruangan osis itu.
.
.
.
****Flashback 4 bulan yang lalu.....
Ruang osis...
14:48 Siang
Aku hanya sendirian di dalam ruang osis sambil membereskan beberapa dokumen dan berkas.
Tiba-tiba pintu terbuka dan seseorang masuk kedalam ruang osis.
Orang itu adalah kak waldi.
"tepat sekali, kakak mau bicara sesuatu denganmu"
Ucap kak waldi.
Akhirnya kami pun mengunci pintu ruang osis dan menutup semua jendelanya.
"apa yang kakak ingin bicarakan?"
Tanyaku serius
"ini..... Soal abri"
Mendengar kak waldi mengucapkan nama itu.... Membuatku sedikit jadi merasa tidak enak dan memalingkan wajah.
"kakak tahu, kau tahu hubungan kakak dengan abri.... Dan lagi....... Kakak juga tahu....... Kau juga menyukainya"
Glek!
Aku terkejut mendengar kalimat itu keluar dari mulut kak waldi.
Karena itu, aku jadi tidak bisa berkata apapun, mulutku terasa kaku.
"kakak tahu itu, tapi yang paling penting adalah..... Kakak ingin kau menjaga abri untuk kakak"
****
Ingatan kejadian itu terus terngiang-ngiang di pikiranku.
Kak waldi memintaku menjaga abri namun bagiku mendekati abri saja sangat sulit.
Dia sepertinya sangat membenciku, aku juga tidak bisa menyalahkannya, itu juga karena sikapku di awal kami bertemu yang kurang baik padanya.
Tapi.....
Sejujurnya yang di katakan kak waldi itu benar, entah kenapa semenjak libur sekolah aku jadi merindukan abri, aku rindu saat dia membentakku atau emosi karena sikapku.
Hanya Rajab saja yang tahu aku menyukai abri....
Kuharap dia bisa membantuku.
"tapi bagaimana caranya?, kau tahu abri sepertinya sangat membenci dirimu mi"
Jelas rajab kebingungan
"itu juga masalahnya, gua harap ada sedikit harapan buat gua"
Pintaku
"hmm........ Mungkin ada mi..... Oh iya! Yang pertama harus kau lakukan adalah mendekati dia!"
Kata rajab
"mendekati abri? Heh!, apa dia akan mau?"
Ucapku penuh keraguan.
"pasti mi!, begini, PMR sebentar lagi akan mengikuti lomba tingkat Kabupaten, dan kudengar abri membutuhkan beberapa anggota lagi agar bisa ikut"
Jelas rajab
"artinya dia membutuhkan anggota lagi, apa maksudmu........"
Aku menatap rajab dan dia juga tersenyum padaku.
15 Menit kemudian....
UKS
Aku dan rajab melihat abri dari jendela uks tengah duduk dan menggaruk kepalanya sambil melihat sebuah kertas.
"lo yakin jab?"
Tanyaku dengan ragu
"yakin mi"
Kata rajab meyakinkanku
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sejenak
RomanceKisah cinta Abri dan Fahmi, duo bucin yang memulai hubungannya dengan penuh liku-liku. Bersama teman-teman mereka, Gusti, Ivan, Rajab dan Akbar, menjalani hari-hari indah yang penuh dengan kekonyolan. Warning.... 18+ Bagi yang Homophobic harap tid...
