Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jimin tidak bisa berhenti terperohong, begitu matanya melihat bagian lokernya. Kebingungan melanda, tetapi ia tidak tahu harus mencari jawabannya kemana. Ada sekantung plastik cemilan, isinya sangat banyak dan bermacam-macam.
Tadinya Jimin pikir itu punya orang lain yang dengan kurang ajar merusak pemandangan sebab ditaruh diatas loker Jimin secara sembarangan. Tapi melihat selembar post-it yang terselip didalamnya, Jimin pikir itu bukan milik orang lain tapi miliknya. Sebab namanya tertera disana 'Untuk Jimin-ie.' begitu tulisannya.
Tapi Jimin tetap tidak percaya dengan apa yang dilihat matanya. Ia sempat berpikir ini jebakan, dan pasti ada yang sedang mengerjainya, namun tidak ada yang aneh dari tiap makanan didalam kantung plastik, semuanya tampak baru tersegel dan tanggal expired-nya juga masih jauh.
Sepanjang jalan, dari ruang loker sampai kini sampai dikelasnya. Jimin tidak berhenti menduga-duga. Ia menaruh kantung plastik yang dibawanya diatas meja, dan ia duduk dikursinya, masih dengan kumpulan praduga yang bermunculan.
Ini aneh, kalau Taehyung yang mendapatkannya, itu wajar. Tapi ini Jimin, tidak ada alasan untuk orang lain bersimpati padanya sampai memberi banyak cemilan secara diam-diam. Jimin tidak merasa didalam dirinya ada bahan untuk dikagumi. Mengherankan tapi ini nyata terjadi. Benar-benar terjadi.
"Kau dengar berita panas hari ini tidak?"
Pandangan Jimin teralih dari sekantung cemilan kearah dua orang gadis penghuni meja didepannya, "Aku tidak tahu ini benar atau tidak, tapi katanya Taehyung ingin mundur dari olimpiade matematika bulan depan."
Suara mereka, terlalu keras untuk disebut bergosip. Lebih terdengar seperti mendeklarasikan sesuatu.
"Kalau iya, aku yakin akan ada ujian seleksi kandidat baru nanti. Si Hyeon-Gi itu, pasti ada dibarisan depan. Dia ambis gila-gilaan."
Obrolan yang terlalu jelas sampai Jimin bisa mendengar semuanya yang tengah dibicarakan. Kesimpulan topiknya, tentang Taehyung. Mungkin bagi para penggemar orang itu, ini masalah besar. Tapi buat Jimin, tidak ada kepedulian yang muncul didalam sanubarinya.
"Sayang sekali. Padahal Taehyung sudah paling cocok. Dia tidak pernah mengecewakan. Kalau yang lain'kan mana tahu nanti." Gadis yang lainnya memberi tanggapan, "Tapi apa alasan Taehyung melakukannya. Aku rasa dia tidak melakukan kesalahan, olimpidenya tahun lalu berjalan lancar. Kenapa sekarang malah mengundurkan diri."
"Mana aku tahu. Kau lihat sendiri, Taehyung sekarang jarang kelihatan dikelas, kalau bukan jam pelajaran. Kira-kira dia kemana, menurutmu?"