Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mengulum bibirnya saat kurva senyumnya melengkung tanpa sadar. Semuanya sebab Hyun-Jun yang tengah menampilkan tarian menggemaskan khas murid taman Kanak-kanak. Anak itu terlihat sangat percaya diri, cengirannya begitu shinning Shimmering Splendid, dengan gigi kelincinya yang lucu.
Katakanlah Jimin terkesima, anak sekecil itu sudah punya pesona yang luar biasa. Pribadi Hyun-Jun begitu ceria, anak itu manis sekali tingkahnya, sangat positif vibe. Apalagi saat satu matanya berkedip dengan genit, lalu salah tingkah sendiri setelahnya, malu-malu karena sudah banyak tingkah. Banyak sekali agaknya gaya Hyun-Jun kalau didepan banyak orang. Berpose dengan lancar jaya, seperti sudah terbiasa diambil gambarnya. Bersahabat akrab dengan lensa kamera.
"Dasar bayi ekstrovert." Mau Jimin cubit-cubit pipi Hyun-Jun rasanya. Sampai semerah muda mochi sakura.
Jimin yang berniat menahan ekspresinya agar tidak berlebihan, malah dibuat tidak tahan untuk memberikan senyuman bangganya. Sorak dari para wali murid melatari penutupan dari penampilan Hyun-Jun dan kawan-kawan. Mereka berjalan menuruni panggung dengan tertib.
"Ayo, kita temui Hyun-Jun." Dokter Mi-Seon yang duduk disebelah Jimin dengan sengaja menyenggol. Bermaksud menyadarkan Jimin dari lamunan terkesimanya, agar tidak tertinggal pergerakan dari Dokter Mi-Seon yang sudah beranjak dari duduknya.
Ditengah kerumunan kecil dari anak-anak taman Kanak-kanak yang bersiap siap dibelakang panggung, baik Jimin maupun Dokter Mi-Seon mencari presensi Hyun-Jun. Kalau Jimin tidak salah lihat, Hyun-Jun pakai kostum kelinci abu-abu, yang mengenakan tas backpack bentuk wortel Jumbo.
"Jun-ah." Sudah menyipitkan pandangan, Dokter Mi-Seon Belum juga menemukan presensi putranya. Saking banyaknya anak-anak yang berpakaian serupa dengan Hyun-Jun, dan rata-rata tinggi mereka tidak jauh berbeda.
"Mungkin dikelasnya, Bi." Jimin pikir, setelah tampil, pasti guru pembimbing yang bertanggungjawab menggiring anak-anak muridnya ke tempat yang lebih aman, tidak terlalu ramai dan memusingkan. Jadi mereka berdua memilih kesana, melangkahkan kaki menuju kelas Hyun-Jun.
"Menurutmu penampilan Jun tadi bagaimana?" Dokter Mi-Seon memberikan ponselnya pada Jimin. Menunjukan hasil gambar Hyun-Jun yang ia bidik lewat kamera ponselnya.
Sebetulnya, kalau ada kata yang lebih dari kata gemas, Jimin akan menggunakan kata itu untuk mengungkapkan seberapa lucunya penampilan Hyun-Jun. Sejauh ini, anak kecil yang bisa menarik perhatian Jimin, baru Hyun-Jun saja. Meskipun terkadang Hyun-Jun bisa begitu cerewet, tapi banyak waktu yang menyenangkan sebab tingkah laku random anak itu.