17 tahun telah berlalu sejak Pitaloka, istri tercinta Gumara Peto Alam, diculik secara misterius. Gumara, yang masih terpukul oleh kehilangan istrinya, berjuang keras untuk menemukan Pitaloka namun selalu menemui jalan buntu. Kehidupan Gumara kini h...
EXT. DUNIA MIMPI KEY - HUTAN KUMAYAN BENGKULU - MALAM
Key terbangun dengan napas memburu. Di sekelilingnya hanya ada kegelapan, suara angin berdesir melewati pepohonan yang tinggi menjulang. Ia mencoba mengenali tempat itu, tetapi tak ada yang terasa familiar.
" Di mana ini? Kenapa aku ada di sini?" ucap Key berbisik, kebingungan.
Tiba-tiba, suara lembut namun menggema memanggil namanya, " Sekar... Sekar..." suara misterius itu terus menggema di sekitar hutan. Key memutar tubuhnya, mencoba mencari asal suara itu.
" Siapa? Siapa kamu?!" seru Key berteriak.
Suara itu terus memanggilnya, kadang terdengar dari dekat, kadang seperti berasal dari jauh. Panik, Key mulai berlari di antara pepohonan yang seolah semakin rapat, membuatnya sulit bergerak.
" Tolong! Ada siapa di sini? Tolong aku!" ucap Key berteriak, putus asa.
Langkahnya terhenti saat ia tiba di sebuah jalan setapak kecil yang dipenuhi kabut tebal. Jantungnya berdegup kencang ketika ia mendengar suara gemerisik dari semak-semak di dekatnya.
" Siapa di sana? Jangan sembunyi! Aku hanya ingin tahu siapa kamu..." ucap Key gemetar, penuh ketakutan.
Tiba-tiba, suara memanggil namanya lagi, kali ini lebih keras, hampir seperti teriakan, " Sekar Kemuning!". Key menutup telinganya, mencoba menahan rasa takut yang menjalar ke seluruh tubuhnya.
" Ini pasti mimpi. Aku pasti sedang bermimpi... Aku harus bangun!" ucap Key berbisik pada dirinya sendiri.
Namun, saat ia membuka matanya, ia masih berada di tempat yang sama di tengah hutan gelap, sendirian. Suara langkah berat mulai terdengar mendekat. Key memandang ke segala arah, tetapi tidak ada apa-apa di sekitarnya kecuali bayangan pohon yang melambai di bawah sinar bulan yang redup.
" Tolong! Siapa pun itu, tolong aku!" ucap Key berteriak, hampir menangis.
Key terus berlari, napasnya tersengal, keringat bercucuran di wajahnya. Suara yang memanggil namanya semakin dekat, semakin menggema di telinganya. Tiba-tiba, di tengah gelapnya hutan, sosok seorang pria muncul dari balik kabut. Key terhenti di tempat, jantungnya berdetak lebih cepat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Ayah? Ayah, itu benar... Ayah?" ucap Key dengan suara gemetar.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.