104

849 69 17
                                        

EXT. HUTAN KUMAYAN - MALAM

Dedaunan kering berderak di bawah langkah cepat Ki Maung, Humbalang, Rajo Langit, Limbubu, dan Pitaloka. Mereka bergerak secepat mungkin, menembus gelapnya hutan Kumayan. Humbalang membawa Gumara di atas punggungnya, napasnya berat, namun ia tetap bertahan. Gumara masih tidak sadarkan diri, wajahnya pucat, tubuhnya lemas seakan semua energi telah terkuras habis. Pitaloka berjalan di samping mereka, matanya terus menatap Gumara dengan penuh kecemasan. Hatinya berdegup kencang, takut kehilangan sosok yang begitu penting bagi putrinya, Key.

 Hatinya berdegup kencang, takut kehilangan sosok yang begitu penting bagi putrinya, Key

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Kita harus cepat! Datuk Tunggal pasti tahu cara menolongnya." ucap Ki Maung tegas. 

" Jika terlalu lama, Gumara bisa kehilangan kesadarannya selamanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Jika terlalu lama, Gumara bisa kehilangan kesadarannya selamanya." ucap Limbubu mengangguk, menatap Gumara sekilas.

" ucap Limbubu mengangguk, menatap Gumara sekilas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Kita tidak boleh lengah. Dunia siluman mungkin masih meninggalkan jejak di sekeliling kita." ucap Rajo langit mengamati sekitar dengan siaga.

Pitaloka mengepalkan tangannya, berusaha menahan air matanya.

" Pa Mara... Bertahanlah. Aku mohon..." ucap Pitaloka lirih, menatap langit.

Angin malam bertiup kencang, seolah ikut merasakan kegelisahan mereka.

...

INT. RUMAH DATUK LEBAI KARAT - RUANG TAMU - MALAM

Setelah melewati hutan, mereka akhirnya tiba di jalan setapak menuju rumah Datuk Lebai Karat. Rumah itu terlihat terang di tengah malam, pertanda bahwa keluarga besar Inyek sudah berkumpul. Begitu melihat kedatangan mereka, Datuk Abu, Datuk Lebai Karat dan beberapa orang lainnya langsung keluar dari rumah.

WATTPAD VERSION : 7 MANUSIA HARIMAU NEW GENERATIONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang