71

792 46 24
                                        

...

Semua yang hadir hanya saling berpandangan, merasakan berat nya situasi yang mereka hadapi saat ini. Key berdiri mematung, tatapannya terpaku pada pemandangan yang baru saja terjadi. Perubahan pamannya, Limbubu, menjadi harimau tadi seakan terus berputar di benaknya. Suasana di sekitarnya terasa sepi, meski jeritan histeris Alina masih terngiang di telinganya. Key memandang ayahnya, Gumara, dengan sorot mata penuh tanda tanya. Dalam pikirannya, berbagai pertanyaan mulai muncul.

" Kalau Pak Cik Limbubu saja bisa berubah menjadi harimau... Apakah Ayah juga bisa seperti itu?" ucap Key berbisik pada dirinya sendiri.

Key mengingat kembali cerita-cerita tentang manusia harimau yang selama ini selalu membuatnya penasaran. Kini, semua mulai terasa masuk akal. Pikiran itu membuat tubuhnya gemetar.

" Jadi, manusia harimau yang selama ini aku cari tahu... ternyata adalah Ayahku sendiri? Bahkan keluargaku adalah keluarga manusia harimau?" ucap Key dalam hati, bingung.

Key melangkah mundur perlahan, menatap Gumara dengan tatapan ragu dan takut. Gumara menyadari perubahan ekspresi putrinya dan mendekatinya dengan hati-hati.

" Key... Kamu baik-baik saja? Ayah tahu ini semua membingungkan, tapi..." ucap Gumara lembut, mencoba menenangkan.

" Jadi benar, Ayah? Selama ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Jadi benar, Ayah? Selama ini... Ayah adalah seorang manusia harimau?" ucap Key memotong, tegang.

Semua mata tertuju pada Key dan Gumara. Suasana menjadi hening, seolah semua menunggu jawaban dari Gumara.

" Ya, Key. Ayah juga seorang Inyek, sama seperti Paman kamu ini... sama seperti keluarga yang ada di Kumayan." ucap Gumara menghela napas berat, mengangguk pelan.

Gumara berdiri tegak, menatap Key dengan tatapan penuh kasih namun tegas. Ia tahu ini adalah saatnya untuk menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya, meskipun ia tahu kebenaran itu mungkin akan sulit diterima putrinya.

" Key, Ayah ingin kamu melihat siapa Ayah sebenarnya... Kamu harus tahu bahwa ini adalah bagian dari diri kamu juga." ucap Gumara dengan suara lembut namun tegas.

Key mundur satu langkah, tubuhnya gemetar. Ia tidak mengerti apa yang akan terjadi, tetapi tatapan ayahnya membuatnya tidak bisa bergerak.

" Ayah... Apa yang akan Ayah lakukan?" ucap Key terbata-bata.

Gumara menghela napas panjang, kemudian menutup matanya. Udara di sekitar mereka tiba-tiba terasa berbeda, semakin berat dan dipenuhi energi yang sulit dijelaskan. Perlahan, tubuh Gumara mulai berubah. Otot-ototnya menegang, kulitnya tampak bercahaya, dan bulu putih mulai tumbuh di sekujur tubuhnya. Suara gemuruh samar terdengar, seperti suara raungan yang berasal dari dalam dirinya. Key berdiri membeku, matanya membelalak tak percaya melihat perubahan drastis yang terjadi pada ayahnya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
WATTPAD VERSION : 7 MANUSIA HARIMAU NEW GENERATIONTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang