132

1.1K 41 25
                                        

INT. ISTANA HANGCINDA - MALAM

Pintu besar dari batu hitam berukir akhirnya terbuka perlahan dengan suara berat menggema. Rombongan besar para Inyek melangkah masuk satu per satu. Dinding istana terlihat penuh ukiran makhluk-makhluk mistis, dan hawa dingin menyelimuti seolah menyerap harapan. Di tengah ruangan yang remang, Key terbaring lemah di dalam lingkaran simbol kuno yang bersinar merah darah. Ia terbangun saat mendengar suara langkah-langkah itu, matanya berkaca-kaca ketika melihat Pitaloka dan Gumara.

" Ibu... Ayah..." ucap Key terisak.

" Kami di sini, Nak... kami datang untuk menjemput kamu pulang." ucap Pitaloka bergegas memeluk Key.

" Kita harus memutuskan ikatan ini... sebelum Hangcinda tahu kita di sini." ucap Gumara memeriksa lingkaran mistik.

Suara gemuruh tiba-tiba memenuhi ruang. Dinding istana bergetar. Sosok tinggi menjulang muncul perlahan dari kegelapan. Ratu Hangcinda, dengan jubah hitam menjuntai dan mata berkilat merah, berdiri di atas singgasananya. Rambutnya berkilauan seperti benang perak namun aura gelap menyelimutinya. Suara tawanya menyayat.

" Kalian benar-benar nekad... masuk ke sarangku hanya untuk seorang anak yang bahkan belum menyadari takdirnya. Tapi kalian datang tepat waktu... untuk mati bersamanya." ucap Ratu Hangcinda dingin dan lantang.

Humbalang, Rajo Langit, Karina, Limbubu, Farah, Ratna, Datuk Abu, Datuk Lebai Karat dan Datuk Tunggal mereka semua membentuk barisan melindungi Key dan Pitaloka. Shakti, Putra Alam, Alina pun berdiri gagah, aura energi mereka perlahan bersinar, meski belum sempurna.

" Kami datang bukan untuk menantang kematian, Hangcinda. Tapi untuk mengakhiri dendammu yang telah membusuk selama puluhan tahun!" ucap Gumara tegas, menghunus senjata warisan.

" Sekar adalah putriku. Kau tidak akan pernah bisa menyentuhnya lagi!" ucap Pitaloka melangkah maju, kekuatan cahaya di telapak tangannya mulai membentuk pusaran.

" Kalau begitu... mari lihat seberapa jauh darah Inyek bisa menantang kegelapan!" ucap Ratu Hangcinda tertawa penuh amarah.

Pertarungan dimulai, ledakan energi saling beradu. Pitaloka dan Gumara maju paling depan, menciptakan benteng cahaya yang mampu menahan semburan sihir gelap Hangcinda. Humbalang dan Rajo Langit menyerang dari dua sisi dengan gerakan harimau yang cepat, mengalihkan perhatian Hangcinda. Farah dan Ratna membantu Karina memecah simbol mistik yang mengurung Key. Shakti dan Putra Alam bekerja sama melindungi ibunya, sedangkan Alina menciptakan perisai pelindung yang menahan semburan sihir dari dinding istana. Datuk Lebai Karat dan Datuk Abu melantunkan mantra leluhur, membuka jalur energi suci dari tanah Kumayan yang mampu memperlemah kekuatan Hangcinda perlahan. Key, yang mulai memancarkan cahaya lembut, tanda bahwa kekuatan aslinya sebagai anak dari penerus Kumayan mulai bangkit.

Ledakan demi ledakan energi menggetarkan istana. Hangcinda tampak semakin murka. Jubah hitamnya membesar membentuk sayap-sayap hitam kabut pekat. Namun wajahnya mulai menunjukkan kepanikan. Para Inyek dewasa masih berdiri tegak meski luka mulai tampak di tubuh mereka. Pitaloka terdorong ke belakang setelah mengeluarkan gelombang cahaya terakhirnya. Gumara terhuyung, darah mengalir di pelipisnya. Shakti, Putra Alam, dan Alina berusaha keras melindungi barisan belakang, namun kekuatan Hangcinda terlalu kuat untuk mereka tahan terus-menerus.

" Kita tak bisa bertahan lama! Hangcinda menarik kekuatan dari dendamnya... dari kegelapan istana ini!" ucap Rajo Langit teriak pada semua.

" Dendamku adalah kekuatanku! Tidak ada yang bisa melawan kekuatan yang telah kubangun dari apa yang telah kalian lakukan terhadapku!" ucap Ratu Hangcinda teriak menggema.

Key yang masih terbaring perlahan membuka mata. Dalam pandangannya yang buram, ia melihat wajah ibunya, ayahnya, dan semua orang yang mencintainya berjuang untuk dirinya. Sebuah cahaya kecil mulai menyala dari dada Key. Suara bisikan lembut terdengar, suara dari leluhur Kumayan, memanggil namanya.

WATTPAD VERSION : 7 MANUSIA HARIMAU NEW GENERATIONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang