87

986 68 15
                                        

...

EXT. JALANAN DESA KUMAYAN - MALAM

Di bawah langit malam yang bertabur bintang, Key berjalan diapit oleh sahabat-sahabatnya. Wajah mereka dipenuhi antusiasme dan rasa penasaran. Malam ini, mereka akan bertemu dengan ibu Key, Pitaloka, yang selama ini hanya mereka dengar dari cerita. Alina, putri dari Karina dan Limbubu, berjalan di samping Key. Ia menggenggam tangannya dengan semangat, sambil tersenyum penuh arti.

 " Aku masih tidak percaya akhirnya kita bisa bertemu dengan Tante Pitaloka! Aku sudah pernah mendengar cerita tentang Tante Pitaloka dari Bunda aku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Aku masih tidak percaya akhirnya kita bisa bertemu dengan Tante Pitaloka! Aku sudah pernah mendengar cerita tentang Tante Pitaloka dari Bunda aku." ucap Alina bersemangat.

Key menoleh ke arah sepupunya, lalu tersenyum tipis. Ada rasa hangat di dadanya, tetapi juga kegugupan yang sulit ia jelaskan.

" Iya, aku juga tidak menyangka kalian akhirnya bisa bertemu dengannya..." ucap Key pelan.

Alam, putra dari Humbalang dan Farah, mengangguk setuju.

" Kita gugup sekali, Key. Bagaimanapun juga, ini pertama kalinya kita bertemu ibumu setelah sekian lama, bukan?" ucap Alam sambil memasukkan tangan ke saku. 

Alina menghela napas panjang. Ia tidak bisa berbohong. Jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya.

" Aku tidak tahu harus berkata apa nanti... Aku bahkan tidak tahu bagaimana perasaanku sekarang." ucap Alina jujur.

Shakti, putra dari Rajo Langit dan Ratna, yang sejak tadi hanya diam, akhirnya ikut berbicara.

" Alina, tidak perlu terlalu banyak berpikir. Ini adalah momen yang seharusnya kita nikmati. Kita akan bertemu dengan Bibi kita semua. Percayalah, dia pasti sangat ingin bertemu dengan kita juga." ucap Shakti suara tenang. 

" Kau sendiri bagaimana, Key? Bagaimana rasanya akhirnya bertemu ibumu setelah sekian lama?" ucap Alam menatap Key.

Key terdiam sejenak. Pertanyaan itu sederhana, tetapi jawabannya jauh lebih rumit dari yang bisa ia katakan dalam satu kalimat.

" Awalnya... aku tidak tahu harus merasa seperti apa. Aku sempat takut. Takut dia tidak mengenaliku, takut ada jarak di antara kami. Tapi semua itu sirna ternyata ibuku lah yang menemuiku lebih dulu." ucap Key suaranya lebih pelan.

" Tapi sekarang? Setelah kamu benar-benar bertemu dengannya?" ucap Risa menggandeng lengannya, memberi Key dukungan tanpa kata-kata.

" Sekarang, aku hanya ingin menikmati setiap waktu yang bisa kuhabiskan dengannya. Aku tidak ingin menyesal lagi karena kehilangan kesempatan." ucap Key tersenyum lebih tulus..

" Itu adalah hal yang benar. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan kedua untuk bersama orang yang mereka cintai." ucap Shakti.

" Itulah kenapa aku ingin kalian bertemu dengannya. Ibuku adalah orang yang luar biasa, dan aku ingin kalian juga mengenalnya." ucap Key mengangguk.. 

WATTPAD VERSION : 7 MANUSIA HARIMAU NEW GENERATIONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang