79

1.3K 65 21
                                        

...

Bu Puspa menatap putrinya dengan mata berbinar, penuh semangat. Ia menggenggam tangan Pitaloka dengan erat, seolah ingin segera membagikan kabar ini pada dunia.

" Nak, Ibu akan segera memberitahu Ayahmu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Nak, Ibu akan segera memberitahu Ayahmu... Dia pasti akan sangat bahagia mengetahui kamu masih hidup!" ucap Bu Puspa dengan penuh kebahagiaan.

Namun, raut wajah Pitaloka seketika berubah. Ia menarik tangannya perlahan dari genggaman ibunya. Matanya penuh keraguan, bahkan ada sedikit ketakutan.

" Tidak, Bu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Tidak, Bu... Tolong, jangan beritahu Ayah dulu..." ucap Pitaloka pelan, namun tegas.

Bu Puspa terkejut, alisnya berkerut dalam kebingungan.

" Tapi kenapa, Nak? Ayahmu sudah terlalu lama menderita karena kehilangan kamu... Ia pasti senang melihat kamu kembali..." ucap Bu Puspa heran, suaranya menurun.

Pitaloka menundukkan kepalanya, kedua tangannya saling meremas di atas pangkuannya. Ia berjuang mengendalikan emosinya, tapi suaranya bergetar saat menjawab.

" Pita... Pita belum siap, Bu. Pita belum bisa menghadapi Ayah..." ucap Pitaloka lirih, hampir berbisik.

Key yang sejak tadi duduk di samping ibunya memandang mereka berdua dengan bingung. Ia tidak mengerti kenapa ibunya tampak ragu untuk bertemu dengan kakeknya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
WATTPAD VERSION : 7 MANUSIA HARIMAU NEW GENERATIONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang